Kehadiran SPPG Pensiunan Dongkrak Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Relawan Lokal

Kepahiang – Bengkulu Post.id –Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berfungsi sebagai dapur umum terpusat untuk mengelola, menyiapkan, dan mendistribusikan makanan bergizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). SPPG bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah/ibu hamil, memberdayakan ekonomi lokal, dan memberdayakan masyarakat berlaku juga pada SPPG Pensiunan Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang terkhusus dalam rekrutmen relawan (tenaga kerja) lebih dominan ajak warga sekitar untuk bergabung di SPPG, Seperti dijelaskan Kepala SPPG Pensiunan saat dikunjungi, tadi siang, pada Selasa (10/3/2026).

Secara umum Setiap satu unit SPPG rata-rata membutuhkan sekitar 47 relawan dapur untuk melayani kebutuhan makan bergizi.

SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) memiliki tiga jabatan inti yang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang digaji melalui APBN. Tiga posisi ini adalah Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan, Seluruh tenaga pekerja mulai dari pemimpin, membidangi gizi serta akuntan bekerja harus sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional.

Kepala SPPG Pensiunan Kabupaten Kepahiang Pebri Tri Andiko menyampaikan, SPPG Pensiunan launching pertama kali sekitar enam bulan yang lalu telah memberikan pelayanan pemenuhan gizi terkait program Makan Berbagi Gratis khususnya di Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang.

” Secara profesional bersama tim work dari masing – masing bidang saling dukung, saling kontrol agar program MBG berjalan setiap hari kerja bermanfaat dan memenuhi standar untuk pemenuhan gizi sesuai harapan bersama,” ujar Pebri.

Relawan sambung Pebri, Dipetakan menjadi 4 tim yaitu tim persiapan, tim pengolahan, tim pemorsian dan tim distribusi, keamanan serta kebersihan, setiap tim mempunyai tanggungjawab dan masing – masing jadwal,” sampai Pebri.

Secara eksplisit Kepala SPPG Pensiunan ini menyampaikan terkait rekrutmen relawan/tenaga kerja lebih banyak warga sekitar yang turut membantu berjalannya dapur SPPG.

” Seluruh relawan lebih dominan warga Kelurahan Pensiunan yang bekerja di SPPG, hal ini tentu akan mengurangi pengangguran dan mendongkrak perekonomian minimal bagi keluarga masing masing,” tutup Pebri.(stv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *