WARGA HILANG SAAT CARI LOKAN DI SUNGAI MAJUNTO DITEMUKAN MENINGGAL, DIDUGA SERANG BUAYA

Mukomuko – Warga yang hilang saat mencari lokan di Sungai Majunto telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban identik sebagai Ajrun (45 tahun), warga dari Desa Pelokan Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, diduga menjadi korban serangan buaya.

Penemuan dilakukan pada hari Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WIB oleh tim pencari yang terdiri dari keluarga dan warga desa. Korban ditemukan terapung di bagian Sungai Majunto, berjarak perkiraan 2 kilo meter ketika korban mencari lokan, tepatnya di Lubuk Inang, dengan kondisi yang menyayat hati.

Menurut informasi yang diperoleh, Ajrun hilang sejak hari Senin, 17 Maret 2026 saat ia pergi ke sungai untuk mencari lokan sebagai tambahan penghasilan keluarga. Setelah tidak kembali hingga malam hari, keluarga segera melaporkan hilangnya korban ke pihak kepolisian dan mengajak warga sekitar untuk melakukan pencarian bersama.

Tim SAR Kabupaten Mukomuko turut membantu dalam pencarian selama 2 hari 2 malam. Pencarian dilakukan di berbagai titik sepanjang Sungai Majunto, mulai dari lokasi terakhir korban terlihat hingga bagian hilir sungai.

Boma Irama, adik kandung korban, mengaku sangat dikejutkan dengan kejadian yang menimpa keluarganya. “Kakak saya pergi mencari lokan seperti biasa, tapi tidak pernah menyangka hal buruk akan terjadi. Kami berharap ada klarifikasi terkait kondisi sungai yang kini sering menjadi tempat berkeliaran buaya,” ujarnya dengan suara bergetar.

“Warga mengungkapkan kekhawatiran bahwa sungai di wilayah tersebut kini sering menjadi tempat berkeliaran buaya liar yang berpotensi membahayakan warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

“Banyak warga yang sering mencari lokan atau ikan di sungai ini untuk tambahan penghasilan. Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi lagi pada orang lain.

Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban diduga mengalami serangan dari buaya saat sedang berada di sungai. Bagian kepala dan lengan kiri korban tidak ditemukan di lokasi penemuan.
Laporan : Abu Razak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *