Benteng – Bengkulu Post.id –Pembinaan olahraga bela diri cabang taekwondo Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu yang digawangi pihak TNI Denzipur14/GB khususnya mendapat perhatian serius dari masyarakat pencinta olahraga ini, terpantau sebanyak 30 atlet taekwondo Denzipur 14/GB mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) menjadikan pembuktian dalam rangka uji fisik, tehnik dan mental, Kegiatan UKT dilaksanakan di aula Denzipur 14/GB Bengkulu Tengah, pada Minggu pagi (31/5/2026) hingga selesai.
Bimbingan, binaan pihak TNI Denzipur 14/GB dalam olahraga bela diri Taekwondo pada atletnya di Kabupaten Bengkulu Tengah terus menunjukkan peningkatan dimana pelatih tetap konsisten memberikan dukungan, support agar para atlet dapat menunjukkan prestasi terbaik.
Kegiatan UKT dipusatkan di Aula DENZIPUR 14/GB, diikuti sebanyak 68 atlet dari berbagai klub taekwondo yang tersebar di daerah termasuk klub taekwondo Denzipur 14/GB.
UKT menjadi tahapan penting dalam perjalanan atlet, karena menjadi tolak ukur kemampuan sekaligus penentu kenaikan sabuk.
Melalui Pelatih Utama Praka Riski Kurniawan dan jajaran pengurus Taekwondo Indonesia Bengkulu Tengah menyampaikan bahwa UKT bukan sekedar kegiatan rutin, melainkan bagian dari sistem evaluasi menyeluruh terhadap hasil latihan para atlet selama ini dan penilaian tidak hanya difokuskan pada kemampuan teknik, tetapi juga mencakup kekuatan fisik dan kematangan mental.

“UKT ini menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana perkembangan atlet, mulai dari teknik dasar, kekuatan fisik, hingga mental bertanding. Semua diuji untuk membentuk atlet yang tidak hanya tangguh, tetapi juga berkarakter,” ujar Praka Riski.
Ia menegaskan, kenaikan tingkat dalam taekwondo memiliki arti penting bagi atlet. Selain sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan, juga menjadi pintu untuk melangkah ke jenjang pembinaan yang lebih tinggi, termasuk peluang mengikuti berbagai kejuaraan.
Untuk menjaga kualitas penilaian, penguji didatangkan langsung dari Taekwondo Indonesia Provinsi Bengkulu Sabeum Dodi Suhendra yang merupakan Penguji Nasional,Keterlibatan penguji dari tingkat provinsi diharapkan mampu menjamin objektivitas serta standar penilaian yang lebih profesional.
Selama ini lanjut Praka Riski kurniawan, atlet taekwondo telah aktif mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk di tingkat nasional grade C. Sejumlah prestasi pun berhasil diraih, menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil.
“Alhamdulillah, Terimakasih kepada Komandan DENZIPUR 14/GB MAYOR CZI HENDRI AGUS HERLIANA, S.S.T. HAN berserta seluruh Jajaran satuan Denzipur 14/GB yang telah mendukung setiap kegiatan baik Perlengkapan maupun Sarana Latihan sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.” tutup Praka Riski Kurniawan.(stv).

