MUKOMUKO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Resno, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko mengakibatkan padi milik warga setempat roboh rata dengan tanah, Sabtu (10/10/2026) sore.
Padi yang sudah hampir menguning dan siap panen dalam 5-6 minggu ke depan itu ambruk dan terendam air. Petani pun terancam gagal panen dan mengalami kerugian.
Berdasarkan pantauan, kami di lapangan padi yang roboh berada di hamparan persawahan Desa Resno. Padi dengan usia sekitar 70-80 Hari Setelah Tanam (HST) itu rebah akibat tidak kuat menahan terpaan angin kencang saat hujan badai.
Salah satu petani Desa Resno,Abus Roni, mengaku pasrah melihat kondisi padinya.
“Padinya sudah hampr kuning, tinggal 3- minggu lagi mau panen. Sorenya angin kencang sekali disertai hujan badai, langsung rebah semua. Kalau begini gabahnya bisa busuk dan hampa,” ujarnya.
Abus roni,menyebut padi roboh sangat sulit dipanen dengan mesin, harus manual dan biaya jadi bertambah. Kualitas gabah pun dipastikan turun.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pertanian dan pihak kecamatan segera turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan memberikan solusi agar hasil panen masih bisa diselamatkan.
Laporan : Abu Razak.

