Pentingnya Forum Pembauran Kebangsaan

Bengkulu Post | Kepahiang– – Kabupaten Kepahiang terdiri dari beraneka ragam suku bangsa, agama, adat, etnis dan budaya. Kalau keberagaman ini tidak dijaga tentu menjadi preseden yang buruk bagi kemajuan kabupaten Kepahiang, untuk itulah perlunya forum pembauran kebangsaan dibentuk sebagai mediator dan fasilitasi dalam menjaga keberagaman persatuan dan kesatuan sebagai perwujudan Bhineka Tunggal Ika. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan kesra Setda Kabupaten Kepahiang H. Husni Thamrin saat membuka sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan yang diinisiasi Bakesbangpol Kabupaten Kepahiang di aula hotel Umroh Pada Senin (05/11/2022).

“Sesuai Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Forum Pembauran Kebangsaan, maka perlu dibentuk Forum Mediator dan fasilitasi dalam menjaga keberagaman etnis suku bangsa, agama, adat dan budaya di kabupaten Kepahiang,” Kata H. Husni Thamrin, SE.

Sementara itu Ketua DPRD Windra Purnawan, SP saat menjadi nara sumber sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan mengatakan, perbedaan suku, agama, ras, budaya dan kearifan lokal yang ada di kabupaten Kepahiang menjadi nilai lebih dalam kemajuan kabupaten Kepahiang.

“Keberagaman suku, agama, etnis dan budaya serta kearifan lokal di kabupaten Kepahiang saat ini berjalan baik. Namun bukan tidak mungkin banyaknya komunitas, organisasi dan perkumpulan serta kemajuan dunia digital ini kalau tidak dijaga akan menjadi permasalahan yang menyebabkan runtuhnya persatuan dan kesatuan kita,” Kata Windra Purnawan, SP.

Dia menambahkan,melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dapat menjadi Forum integrasi dan aspirasi perbedaan dan keberagaman baik suku agama, ras, etnis dan adat istiadat yang semakin menguatkan persatuan dan kesatuan di kabupaten Kepahiang, lebih luasnya bagi negara Kesatuan Republik Indonesia.

Diketahui nara sumber lainnya dalam sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan adalah Kapolres Kepahiang AKBP. Yana Suriatna, S.IK, M.Si, Dandim 0409 RL Letkol. Czi. Trisnu Novawan, M. Tr. (Han) dan Ketua Badan Musyawarah Adat Kepahiang H. Gusti Santoso, SP.

Hadir pada sosialisasi seluruh Camat, Lurah, perwakilan etnis, paguyuban masyarakat, pengurus adat desa dan kelurahan dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kepahiang.(stv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *