Bengkulu Selatan –Pengadaan chromebook untuk memancing perhatian dari Google Indonesia untuk menjadikan sekolah di Bengkulu Selatan sebagai sekolah binaan Goggle Indonesia.
Program tersebut dicetuskan oleh Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi di pengadaan chromebook atau laptop sebanyak 2.800 unit yang diberikan kepada sekolah tingkat SD hingg SMP.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya M.Pd mengatakan untuk menjadi sekolah binaan Google Indonesia harus ada 60 unit chromebook di sekolah, sedangkan di Bengkulu Selatan sudah lebih dari target.

“Bukan hanya fasilitas chromebook saja yang didapatkan sekolah, bahkan untuk sekolah penggerak sudah diberikan multiple interactive display oleh bupati, ini sangat berguna untuk zoom meeting,”ujar Lusi, Senin kepada awak media.
Dikatakan Lusi, pihaknya telah diundang oleh Goggle Indonesia, untuk membahas program-program yang akan dilaksanakan oleh Google Indonesia. Yang mana dalam waktu dekat pihak Google Indonesia akan langsung turun ke Bengkulu Selatan untuk meninjau secara langsung sekolah mana nantinya yang akan dipilih sebagai sekolah rujukan binaan Google Indonesa.
“Google Indonesa yang berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Terdapat dana untuk membiayai sekolah binaan,”ucap Lusi.
Untuk yang pertama ini akan menjadikan sekolah binaan Google Indonesia, ditingkat SMP. Karena anak SMP orientasinya sudah menggunakan IT dan akan lebih mampu dibandingkan siswa SD.
“Tujuan kongkrit dari sekolah binaan Google Indonesia ini. Sekolah yang mendapatkan pembinaan, guru-guru di sekolah akan mendapatkan sertifikat Google Indonesia tingkat internasional.
Makasih dari itu guru-guru itu juga sudah bisa menjadi narasumber. Karena telah mengantongi sertifikat Google dan dibayar oleh negara. Ini juga menyeimbangkan dengan kurikulum merdeka. Karena kurikulum merdeka berbasis IT, identik juga dengan google dalam penggunaan fitur yang ada di google,” kata Lusi.
“ Google Indonesa akan mencoba terlebih dahulu dua kelas, dan dua kelas dan nanti yang akan kita fokuskan menjadi pilot project dari binaan Google Indonesia,”ujar Lusi.

