Mukomuko – Bengkulupost.id. – Kabar gembira selalu terdengar bagi tenaga honorer yang sudah lama bekerja, dan belum termasuk dalam PNS di instansi pemerintah ( K2 ), atau tenaga honor yang terdaftar di data BES maupun yang belum terdaftar asal masih aktif di instansi tempat bekerja sampai sekarang.
Beda dengan apa yang di alami oleh honor penjaga sekolah yang berada dibawah naungan Dinas pendidikan, sampai saat ini belum ada penjelasan yang di harapkan.
Pada tahun 2023, beredar informasi penjaga sekolah akan diserahkan pekerjaan tertentu kepada mitra eksternal ( Outsourcing ). Namun sampai saat ini belum pernah terlaksana di kabupaten Mukomuko.
Zamheri,seorang penjaga Sekolah Dasar ( SD ) disalah satu sekolah yang ada di kecamatan XIV Koto berharap, dinas terkait bisa memikirkan nasib para honor Penjaga sekolah di perhatikan.
Penjaga sekolah sangat di butuhkan tenaganya dalam menetralisir keamanan sekolah selama 24 jam, bulan hanya sebatas keamanan yang di emban nya, akan tetapi tugas dan tanggung jawab nya penuh resiko yang tinggi.
Masih dikatakan Zamheri, pekerjaan yang berat dirasakan oleh nya disaat malam hari, sebab takut terjadinya kemalingan dalam sekolah dan takut sekolahan dijadikan tempat kenakalan remaja ucapnya.
Laporan : Abu Razak.

