Kepahiang – Bengkulu Post.id –Berawal dari melihat tingginya kebutuhan terkait telor ayam oleh masyarakat khususnya ditempat tinggal, di desa- desa wilayah Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang maka saat itu dengan keyakinan serta didukung keluarga mulailah melakukan ternak ayam petelor rumahan (secara kecil- kecilan) untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat sekitar dan lambat laun usaha tersebut diperluas dan diperbanyak bibit ayam petelornya, sampai Supriono kepada awak media pada Rabu (18/6/2025).
Pada tahun 2017, Supriono dibantu keluarga memulai usaha ternak ayam petelor dilokasi Simpang Kota Agung Kecamatan Bermani Ilir dengan bibit 1000 ekor ayam, lebih kurang satu tahun dengan keuletan serta semangat dalam menjalankan usaha ternak telor ini hasilnya sangat menjanjikan kemudian berkat kepercayaan dari pihak bank memberikan pinjaman maka dapat mengembangkan serta meningkatkan usaha terutama pengadaan bibit ayam dari 1000 menjadi 3000 ekor ayam petelor dan pemindahan lokasi usaha di wilayah tidak terlalu lalu jauh dari tempat tinggal.
” Dulu (2017) saya dibantu keluarga perdana usaha ayam petelor karena sebelumnya melihat tingginya minat masyarakat terhadap kebutuhan telor ayam maka dengan modal seadanya serta semangat juang tinggi kegiatan usaha ini berjalan dan hasilnya sangat baik dan lumayan,” ujar Supriono.
Kurang lebih setahun sambung Supri ” Mengelola ternak ayam petelor dengan bibit 1000 ekor, Ada tawaran modal (pinjaman) dari pihak bank maka kita bisa menambah bibit sebanyak 3000 ekor dan terkait izin pengelolaan ternak ayam petelor juga diurus di Kabupaten Kepahiang, tadikan bapak – bapak sudah melihat, dan masalah kebersihan lingkungan tetap kita utamakan baik penyemprotan didekat kandang ayam minimal 3 hari sekali , saluran pembuangan kotoran disiapkan ” sampainya.
Supriono menambahkan ” Selain lokasi usaha yang dekat Koramil dengan kapasitas 3000 ekor ayam petelor kita juga memiliki 6000 ekor ayam petelor di desa lain, Untuk penjualan telor selain mengisi di Kabupaten Kepahiang kita juga menerima orderan dari Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kaur dan Provinsi Sumsel yaitu Lubuk Linggau dan Kabupaten Empat Lawang” demikian Supriono.(stv).

