BUMDES Karang Endah Kelola Air Bersih Secara Mandiri Menambahkan PAD Desa

Kepahiang – Bengkulu Post.id –Sejak berdirinya badan usaha milik desa (BUMDES) Desa Karang Endah Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang melaksanakan kegiatan untuk mendapatkan pendapatan asli daerah dari berbagai macam usaha dan pada tahun 2019, Pengurus BUMDES menggelar musyawarah untuk mengelola air bersih secara mandiri di Desa Karang Endah dengan penyertaan modal sebesar Rp 141 juta yang diambil dari DD tahun anggaran 2017 untuk giat usaha BUMDES dan setelah dilakukan musyawarah maka pengurus bumdes mulai melaksanakan pekerjaan pemasangan pipanisasi dari mata air, pembangunan bak penampungan, pemasangan kilometer air ke rumah- rumah semuanya dikerjakan secara bergotong- royong oleh pengurus bumdes, perangkat desa dibantu beberapa warga desa, dijelaskan Kades pada Senin (23/6/2025).

Kegiatan pendistribusian air bersih kerumah warga (250 rmh) telah berjalan sejak tahun 2019, Selama kurun waktu satu digratiskan dan tahun berikutnya setelah dibentuk BPSPAMS (Badan Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi) maka masyarakat pengguna/pemakai air bersih dikenakan biaya beban dan biaya pemakaian.

Bak penampungan air.

” Sejak berdirinya BUMDES, Alhamdulillah pada tahun 2019 pengurus bumdes bersama perangkat desa sepakat untuk mengelola penggunaan air bersih bersumber dari mata air desa maka sejak tahun itu pembangunan infrastruktur pendistribusian air mulai dari pipanisasi, Bak penampungan air (pengontrolan air) serta alat kilometer air dapat di pasang dengan menggunakan dana bumdes sebesar Rp 60 juta dan gratis satu tahun pertama pemakaian air bagi masyarakat, pada tahun – tahun berikutnya hingga saat ini melalui Bpspams mengelola penarikan pemakaian air bagi warga dengan rincian biaya beban rp 5 ribu rupiah dan banyak penggunaan/pemakaian air dihitung per kubikasi sebesar Rp 500,- seluruh kegiatan dikelola pihak bumdes, jika diestimasi modal pembuatan sudah kembali selama 5 tahun ini dan masyarakat sudah sangat senang atas pemenuhan air bersih ” ujar Kades.

Penyertaan modal Bumdes sejak berdiri berjumlah 141 juta dan digunakan oleh pengurus untuk menambah PAD desa Karang Endah sebesar Rp 60 juta sisanya saat ini masih tersimpan di bank lebih kurang 70 jutaan.(stv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *