Kepahiang – Bengkulu Post.id –Plt. Sekretaris DPRD Kabupaten Kepahiang, Ayub David Pranoto, S.Sos., M.A.P., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) serta Persiapan Verifikasi Lapangan Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si., selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kepahiang, yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kepahiang pada Jumat (08/08/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan Rakor ini merupakan wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Kepahiang dalam menanggulangi permasalahan stunting secara menyeluruh. Salah satu langkah nyata yang telah diambil adalah membentuk program orang tua asuh cegah stunting, yang melibatkan Forkopimda, Kepala OPD, hingga pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Kepahiang.
“Berdasarkan data TPPS, terdapat 60 anak yang beresiko stunting. Kita sudah membentuk orang tua asuh untuk masing-masing anak tersebut. Insyaallah, program ini mulai berjalan minggu ini di 12 desa lokus stunting,” ujar Wakil Bupati.
Ia menambahkan, pengelolaan anggaran yang dikumpulkan dari para orang tua asuh akan dilakukan secara langsung, mengacu pada praktik baik yang telah diterapkan di Desa Imigrasi Permu, yang berhasil mencapai status zero stunting pada tahun 2024.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan target jangka panjang penurunan angka stunting sesuai dengan RPJMD dan visi-misi kepala daerah, yakni mencapai Kepahiang Zero Stunting pada tahun 2030. Adapun penurunan yang telah dicapai sebesar 2% pada tahun 2024 dan 5,1% pada tahun 2025.
“Kedepan, mari kita bergotong royong, berkolaborasi membuat inovasi-inovasi untuk menekan angka stunting dan mencapai target Kepahiang zero stunting tahun 2030,” tegasnya.
Terkait persiapan menghadapi Verifikasi Lapangan Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2025, Wakil Bupati menyebutkan bahwa Rakor ini merupakan yang kedelapan kalinya digelar dalam satu minggu terakhir. Hal ini untuk mempersiapkan verifikasi lapangan secara daring oleh tim penilai pada 11 Agustus mendatang, menjelang penilaian kinerja stunting tingkat Provinsi Bengkulu yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2025.
Rakor ini dihadiri oleh seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Kepahiang. (rls).

