Lebong | Bengkulupost.co.id_Di duga bangunan Irigasi Desa Semelako 1.Kecamatan Lebong Tengah. Kabupaten Lebong. Provinsi Bengkulu. Menuai Sorotan Publik Pasal nya Dugaan Terlalu Mark,up Anggaran satuan. Selasa/02/09/2025.

Menurut keterangan sumber,R.40..salah satu masyarakat menuturkan kepada awak media.“coba tanyakan kepada TPK atau pelaksana kepala tukang ini pak soal nya pekerjaan ini di kerjakan asal asalan saja, anggaran bangunan ini juga terlalu besar jika di hitung dengan kasat mata jumlah permeter nya mencapai 1.500.000.Satu juta Lima ratus ribu lebih pak. bukan kah tidak sesuai dengan bangunannya .masa lebar atas pak..tutur Sala satu masyarakat desa yang kurang puas dengan bangunan irigasi tersebut.

Sedang kan harga beton di propinsi bengkulu maupun di kabupaten Lebong per kubikasi .Daftar Harga Beton.
Panjang Bangunan : 178 meter.
Tebal dinding : 30 cm x 2 sisi.
Tinggi dinding : 1 meter.
Pagu Anggaran : Rp 238.000.000.

Jenis pekerjaan : Pembangunan saluran irigasi ( seharus beton bertulang ini maka ngak ).
Perkiraan Volume pekerjaan.
Kita hitung estimasi volume beton.
Rumus volume dinding.
Volume= Panjang x Tebal x Tinggi x 2 sisi.
Volume = 178 m x 0.3 m x 1 m x 2 = 106.8 m.

Kemungkinan ada juga lantai dasar saluran. Jika diasumsikan lebar dasar 0,5 m dan tebal lantai 10 cm.
maka : volume lantai = Panjang x Lebar x Tebal = 178 x 0,5 x 0,1 = 8,9 m
Total estimasi volume beton = 106,8 + 8,9 = 115,7 m.
- Estimasi biaya Standar. Harga beton bertulang bervariasi per daerah. Tetapi untuk wilayah Bengkulu / Lebong umumnya sekitar Rp 900.000.- Rp 1.200.000 per m ( sudah termasuk material, tenaga kerja ,dan bekisting ).
Jika kita ambil estimasi Rp 1.000.000.per m.
Biaya beton = 115.7 m x Rp 1.000.000 = Rp 115.700.000.
Tambahkan :
Upah tukang & pekerja = Rp 30.000.000. = Rp 15.000.000.
Irigasi, galian dan finising = Rp 20.000.000.
Overhead & Keuntungan : ( 10% – 15%) = Rp 20.000.000.
Total perkiraan biaya wajar = Rp 180 – 190 juta. - Potensi indikasi Mark,Up
Jika pagu anggaran mencapai Rp 238 juta ,sementara estimasi biaya wajar hanya sekitar Rp 180 – 190 juta, ada indikasi kelebihan anggaran sekitar.

Rp 238.000.000.- Rp 190.000.000. = Rp 48.000.000.
Namun, ini baru indikasi .untuk memastikan ada Mark,up atau kerugian Negara,
Lanjut Sumber. Kami melihat pekerjaan ini terkesan asal-asalan. Kalau seperti ini, Negara justru bisa dirugikan karena kualitasnya diragukan. Namun sepengetahuan saya pagu anggaran sebesar itu suda pasti beton bertulang yang seharusnya. Namun itu cuma bangunan beton biasa saja tidak menggunakan besi. Ujarnya

Hingga berita ini di terbitkan awak media masi mencoba konfirmasi melalui via whastApp ini guna meminta hak jawab dan sergahan. Supaya kepala desa pjs maupun TPK Desa Semelako 1 bisa memberi hak jawab dan sergahan agar berita ini Berimbang Sesuai pakta .
Tepi Jika dugaan kami benar adanya. Kami minta dan berharap agar pihak APH kabupaten Lebong dan unsur lainnya bisa mengambil keputusan sesuai Dengan SOP yang berlaku.Maribersama sama kita menumpas ajang KKN yang ada di kabupaten Lebong.( Darlin )

