Kepahiang – Bengkulu Post.id -Rasa pilu, sedih dan harapan mendadak muncul dari sudut terpencil di Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang, Di sana ada anak balita mengalami derita bawaan sejak lahir yakni kelainan jantung, Orang tuanya terus berupaya membawa untuk berobat baik secara medis maupun berobat kampung akan tetapi hingga saat ini belum juga berhasil.

Seorang balita berusia 3,5 tahun, Azzaky Muhammad Aqlan, putra ketiga dari pasangan Januardi dan Ade Lesmayani, kini sedang bertarung hebat melawan kelainan jantung bawaan, atau yang awam dikenal sebagai jantung bocor.
Januardi orang tua Azzaky menceritakan secara gamblang situasi kritis ini. “Anak saya harus segera di rujuk ke RS Harapan Kita di Jakarta,” ungkapnya penuh harap, merujuk pada rumah sakit rujukan nasional yang memiliki spesialisasi mumpuni untuk kasus penyakit jantung anak.
Namun demikian, niat dari keluarga untuk membawa Azzaky berobat terbentur keterbatasan finansial.
Kebutuhan untuk biaya transportasi, akomodasi selama perawatan di Jakarta, dan pendampingan medis yang intensif, hal ini menjadi beban disebabkan faktor ekonomi dan sangat membutuhkan uluran tangan.
” Sebagai orang tua dari Azzaky berharap pada Pemerintah Kabupaten, Provinsi Bengkulu, dermawan dan khususnya para pemangku kebijakan dapat membantu,” harap Ardi.
Azzaky memerlukan tindakan medis segera di rumah sakit rujukan. Kondisi Azzaky tidak dapat menunggu. Oleh karena itu, bantuan secepatnya akan sangat menentukan nasib dan masa depannya.
Sebagai langkah nyata untuk membantu, keluarga Azzaky membuka pintu donasi. Masyarakat luas yang ingin beramal kebaikan dan menolong Azzaky kembali pulih dapat menyalurkan bantuan finansial melalui rekening berikut:
* Bank Mandiri: 179-00-0603476-8 (a.n. Ade Lesmayani) dan nomor WhatsApp ibunda Azzaky (+62 822-8099-5450 (Ade).(rls)

