Program MBG Berjalan, Pendapatan Pengelola Kantin SMKN 1 kepahiang Sedikit Berkurang

Kepahiang – Bengkulu Post.id –Plus minus berjalannya program makan bergizi gratis secara nasional sedikit berdampak bagi pengelola kantin sekolah menengah kejuruan negeri 1 Kepahiang karena pendapatannya berkurang akan tetapi sangat positif bagi seluruh pelajar dengan berjalannya program MBG di sekolah terutama untuk uang jajan dapat mereka pergunakan dalam hal lain, demikian dinamika yang terjadi seperti disampaikan salah seorang guru pengurus pendistribusian MBG di SMKN 1 Kepahiang pada awak media, pada Rabu pagi (3/12/2025).

Dijelaskan Kepala SMKN 1 Heni Fatimah, S.Pd melalui Leli Harmiati, S.Ip Kepala TU SMKN 1 Kepahiang sekaligus koordinator Pendistribusian MBG bagi siswa-siswi, Sejak berjalannya makan bergizi gratis kurang lebih dua bulan ini memang benar berdampak pada transaksi di kantin sekolah sedikit berkurang yang biasanya saat jam istirahat lebih ramai anak- anak menuju kantin.

” Ya, Secara otomatis para siswa-siswi lebih menanti ompreng dari SPPN dan tentunya berdampak bagi pengelola kantin, dimana sebelumnya dimisalkan untuk jajan di kantin rp.10 ribu bisa jadi sekarang hanya lima ribu rupiah dan para pelajar dengan berjalannya program MBG terlihat sangat berterima kasih pada Pemerintah,” sampai Leli.

Dengan berjalannya program ini lanjut Ka.Tu ” Tidak juga mematikan usaha dari pengelola kantin namun hanya sedikit berkurangnya pendapatan dan sama-sama kita lihat mereka masih tetap membuka usahanya,” jelas Leli.

Program MBG, Merupakan sebuah program nasional yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025. Program ini bertujuan untuk memberikan makanan bergizi gratis kepada kelompok rentan seperti anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk meningkatkan gizi, menekan angka stunting serta membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan produktif.(stv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *