Kepahiang – Bengkulu Post.id –Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu melalui program optimalisasi lahan tahun anggaran 2025 telah menyelesaikan berbagai kegiatan diantaranya pembangunan irigasi dan pekerjaan pipanisasi tersebar di delapan(8) Kecamatan dimana beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan penyerahan kegiatan (pho) dihadiri pihak tenaga tehnis, Pendamping termasuk kelompok tani, Untuk memantau terkait hasil pekerjaan tersebut, Bupati, Wakil Bupati Kepahiang bersama Kepala Dinas Pertanian melakukan monitoring evaluasi kegiatan pemasangan pipanisasi diarea persawahan Talang Tes Desa Embong Sido Kecamatan Bermani Ilir, pada Rabu (31/12/2025) pagi.
Giat Monev dihadiri langsung Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP, Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si didampingi Kadis Pertanian Ir. Tofik bersama Kadis PUPR, Asisten II, Kepala Bappeda, Kabid, kades Embong Sido serta petani seputaran Talang Tes Desa Embong Sido.
” Apresiasi apa yang telah diperoleh dan dilaksanakan pihak dinas dalam rangka membantu masyarakat dan kepentingan orang banyak terutama pengaliran kebutuhan air dalam bercocok tanam, Semoga tahun berikutnya berbagai program dari Kementan dapat turun di Kabupaten Kepahiang,” sampai H. Nata.
Kadis Pertanian Ir. Tofik menyampaikan dengan telah selesainya pekerjaan pemasangan pipanisasi untuk mengalirkan/ pendistribusian air bagi petani persawahan sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya dimana selama ini sangat membutuhkan aliran air dan diketahui sudah puluhan tahun sarana untuk mengalirkan air di persawahan Talang Tes terhenti, dengan adanya program optimalisasi lahan dari Pemerintah atas dukungan Pemerintah Kabupaten, maka beberapa infrastruktur seperti irigasi, pemasangan pipanisasi dapat dijalankan.
” Tadi bersama pak Bupati, Wakil Bupati serta stakeholder lainnya secara langsung melihat, monitoring sejauh mana pendistribusian air mengaliri persawahan di Talang Tes Desa Embong Sido,” ujar Tofik.
” Semua berjalan lancar, masyarakat sangat berterima kasih atas dukungan Pemkab Kepahiang memberikan solusi terbaik bagi petani kembali dapat bercocok tanam padi,” tegas Kadis.
Dari pemaparan Kadis Pertanian, sudah puluhan tahun aliran air untuk mengaliri persawahan khususnya di Talang Tes tidak berfungsi dan setelah pemasangan pipanisasi kebutuhan air kembali normal untuk ratusan hektar sawah.(stv).

