Kepahiang – Bengkulu Post.id –Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional, Polres Kepahiang bersama Pemerintah Kabupaten Kepahiang melaksanakan kegiatan penanaman bibit jagung di lahan Balai Benih Induk (BBI) Kabupaten Kepahiang, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepahiang Anshori M yang mewakili Ketua DPRD, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., Pabung Kodim 0409/Rejang Lebong Mayor Retno Suwarno mewakili Dandim 0409/RL, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang Ir. Taufik, Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong A. Musalim Yudha, Kepala UPTD Benih Induk Padi dan Palawija (BIPP) Kepahiang Suratman, S.Hut., Camat Kepahiang Karyo Fauzan, serta Pejabat Utama Polres Kepahiang.

Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan ketersediaan pangan nasional.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penanaman bibit jagung sebanyak kurang lebih 40 kilogram pada lahan seluas sekitar 2 hektare. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. bersama unsur Forkopimda dan para tamu undangan yang hadir.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program-program strategis pemerintah, salah satunya di sektor pertanian. Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produksi pangan serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kepahiang,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait maupun masyarakat.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis program swasembada pangan nasional dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran Polri dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah, tidak hanya melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong keberhasilan program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan program penanaman jagung ini dapat memberikan hasil optimal serta berkontribusi terhadap peningkatan produksi pangan di Kabupaten Kepahiang.(rls).

