Ombudsman Perwakilan Provinsi Bengkulu Gelar Sosialisasi Akses Pengaduan Pelayanan Publikasi Pemkab Lebong

Bengkulu Post | Lebong-Sosialisasi dan gerai pengaduan ombudsman RI perwakilan provinsi bengkulu. Meningkatkan akses pengaduan pelayanan publikasi di kabupaten Lebong.

Kegiatan yang di laksanakan di halaman kantor camat amen di hadiri dinas OPD kabupaten Lebong, kepala desa serta para undangan.

Selain sosialisasi dan gerai pengaduan ombudsman Ri perwakilan provinsi bengkulu di laksanakan juga pelayanan langsung dari dinas dukcapil kabupaten Lebong dan pelayanan kesehatan dari puskesmas sukaurajo.

Bupati Kopli Ansori yang diwakili oleh staf Ahli Jauhari Candra menyampaikan dengan adanay Terbentuknya gerai pelayanan pablik, pengaduan masyarakat di setiap OPD, kita berharap dengan adanya laporan dari masyarakat ini sekaligus menjadi evaluasi bagi bupati dan pelayanan-pelayan pablik yang ada di opd. Sehingga nanti kita harapkan adanya peningkatan pembangunan terutama di kabupaten Lebong.

Sehingga mempermudah dalam sagala hal disetiap permasalahan yang akan di pecahkan oleh opd atau catatan bagi ombudman Diharapkan adanya suatu peningkatan fungsi dari masyarakat adalah sebagai pengawasan di dalam pembangunan di wilayah kabupaten Lebong ini.

Plt perwakilan dari bengkulu Jaka Andika, pada kesempatan tersebut menyampaikan ,’Selain bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama Ombudsman dengan berbagai pihak, acara ini juga menjaring aduan dan laporan langsung dari masyarakat khususnya yang berdomisili di Kabupaten Lebong

Dalam sambutannya, Plt perwakilan dari bengkulu Jaka Andika, menjelaskan metode yang digunakan Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik serta kemudahan akses pengaduan Ombudsman khususnya untuk laporan masyarakat yang bersifat darurat.

“Ombudsman sebagai sentral pelayanan publik harus bermitra dengan segenap stakeholder, khususnya DPRD Lebong. Diharapkan Ombudsman akan menambah jaringan kerja dan penyampaian laporan masyarakat yakni kepada pemerintah dan penyelenggara pelayanan publik serta bisa dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” tambahnya.

Plt perwakilan dari bengkulu Jaka Andika, menjelaskan kegiatan ini penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik.

“Partisipasi warga dalam pengawasan pelayanan publik sangat penting, kita berharap bapak ibu bisa memahami tujuannya agar dapat membantu memperbaiki pelayanan publik yang ada. Ketika kita mengetahui standar pelayanan publik maka kita tahu hakdan kewajiban serta bisa ikut mengontrol kinerja aparatur pemerintahan,” ujarnya.

“Acara ini harus dilanjutkan dan dijaga komunikasi dengan para peserta agar bisa menjadi perpanjang tangan Ombudsman di masyarakat dan membantu akses pengaduan dari masyarakat,” paparnya.

[Thuty]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *