Tim BPJN  Bengkulu, Didampingi  Kadis PU Lebong dan Camat Terkait Pelaksanaan Peninjauan dan Monev Jalan Inpres Pelebaran Jalan Simpang Talang Bunut – Lemeupit dan Simpang Embong Panjang – Semelako.

Bengkulu Post | Lebong-Bupati Lebong, Kopli Ansori diwakili  Kepala Dinas PU Kabupaten Lebong mengucapkan syukur surat inpres yang dikirimkan oleh pemkab Lebong telah diproses oleh pemerintah pusat sehingga Ruas Jalan Semelako sampai dengan Embong Panjang dalam Kurang lebih ada 3,6 KM dapat diperbaiki.

Kadi PU Lebong mewakili Bupati Kopli Ansori  berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan instruksi percepatan konektivitas jalan daerah dan diharapkan selesai tepat waktu.

“Alhamdulillah progres berjalan dengan baik. Peningkatan jalan ini, kami selaku masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak presiden yang telah melaksanakan pembangunan di Kabupaten Lebong. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan PU BPJN provinsi bengkulu kepala PPK 1.3, Kadis PU kabupaten Lebong, Konsultan PT.Laras sembada, Kejati, Kejari, Camat Amen, Camat lebong tengah, kepala Desa.

Dalam rangka monitoring peningkatan pembangunan jalan infres pengawasan jalan nasional,  pelebaran jalan simpang talang Bunut – lemeupit dan pelebaran jalan simpang embong panjang – semelako.

Kadis Pekerjaan Umum penataan Ruang dan Perhubungan ( PUPR-P ) Kabupaten Lebong Joni Prawinata berharap semoga pembangunan ini selesai berjalan sesuai seperti yang kita harapkan

Kadis PUPR-P Kabupaten Lebong, Joni Prawinata menyebutkan, dari hasil monev pihak kontraktor diminta membuat jadwal percepatan dan selesai sebelum akhir tahun 2023.

“Intinya Monev tadi, diminta percepatan agar kegiatan ini selesai  tepat waktu,” kata Joni usai ikut Monev kegiatan Inpres di Kabupaten Lebong.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini rutin dilakukan dengan tujuan untuk memastikan dan mendorong percepatan pekerjaan agar segera rampung, tepat mutu, tepat waktu dan tepat sasaran.

“Pemda berharap dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, untuk mendukung pelaksanaan pembangunan jalan daerah oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, sehingga bermanfaat untuk masyarakat kita,” demikian Joni.

Pada kesempatan tersebut, Kadis PU Lebong juga  mengatakan masih ada beberapa ruas jalan yang masih menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten, akan ditindaklanjuti secara bertahap.

Lebih jauh, ia berharap, dengan kondisi APBD Lebong yang terbatas ini program inpres kembali menjadikan Lebong sebagai prioritas pada tahun 2024 mendatang.

“Kami masih butuh perhatian (APBN, red). Dengan kondisi APBD kami, banyak ruas jalan yang tidak mampu kami jangkau dengan APBD kami,” tambahnya.

Informasi lain, Kabupaten Lebong satu dari lima kabupaten di Provinsi Bengkulu untuk mendapat perhatian khusus dari Presiden RI, Jokowi Widodo dalam melakukan perbaikan jalan yang rusak pada tahun anggaran (TA) 2023 ini.[Thuty]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *