Kepahiang – Bengkulu Post.id –Kepolisian Resor (Polres) Kepahiang melaksanakan kegiatan pemberian bantuan sosial kepada korban tersengat listrik di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Rabu siang (22/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Kepahiang, Pelaksana Tugas Kepala Desa Talang Sawah beserta perangkat desa, perwakilan PLN Kabupaten Kepahiang, serta awak media.
Dalam kegiatan tersebut, diketahui korban bernama Anggi Widodo mengalami insiden tersengat kabel listrik pada 13 Maret 2025. Hingga lebih dari satu tahun pascakejadian, kondisi korban dilaporkan belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Polres Kepahiang bersama pihak terkait juga melaksanakan dialog langsung dengan korban dan keluarga guna mengetahui kebutuhan jangka panjang yang dapat menunjang keberlangsungan hidup mereka.
Sebagai bentuk kepedulian, Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H, bersama jajaran dan Pemerintah Desa menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako. Selain itu, direncanakan adanya bantuan berkelanjutan berupa penyediaan hewan ternak beserta fasilitas pendukungnya. Secara khusus, Kapolres Kepahiang akan menginisiasi pembuatan peternakan bebek petelor bagi korban, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi agar korban dan keluarga memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk memastikan korban mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.

“ Kami hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi juga berupaya mencarikan solusi jangka panjang bagi korban dan keluarganya. Salah satunya melalui rencana pembuatan peternakan bebek petelor yang diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan tetap. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan serta mempercepat pemulihan korban,” ujar AKBP Yuriko Fernanda.
Ia juga menambahkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri.
“ Kami ingin memastikan bahwa saudara kita yang mengalami musibah tidak merasa sendiri. Polri akan terus berupaya memberikan pendampingan, baik dari sisi sosial maupun kesehatan, hingga kondisi korban benar-benar membaik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan turut memperhatikan keberlanjutan pengobatan korban agar proses penyembuhan dapat berjalan lebih optimal.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan medis korban dapat berjalan maksimal. Harapannya, korban dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas secara normal,” tutup AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.(rls)

