Kepahiang – Bengkulu Post.id –Anggi Widodo (21) warga Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir. Diketahui, merupakan korban luka bakar serius akibat tersengat kabel listrik milik PLN yang menjuntai, kecelakaan akibat sengatan listrik yang dialami Anggi terjadi pada 13 Maret 2025 yang lalu.Pihak PLN ULP Rayon Kepahiang mengunjungi ke rumah korban luka bakar, pada Rabu siang (22/4/2026).
Meski sudah mendapatkan penanganan medis pasca kejadian dilakukan pengobatan dan rutin cek-up ke Puskesmas hingga bulan November 2025, dimana Anggi merupakan tulang punggung keluarga itu bukannya sembuh. Luka bakar yang dialaminya semakin parah, bahkan sudah sangat memprihatinkan.
Anggi mengungkapkan selama setahun terakhir perawatan medis yang dilakukannya berupa hanya pemeriksaan ke Puskesmas setempat, itu hanya untuk mengurangi rasa sakit yang dialaminya.
“Setelah kejadian waktu itu sempat dioperasi dan dibawa ke Palembang, tapi kondisinya tidak sembuh betul, selama setahun terakhir ini hanya pengobatan di Puskesmas saja,” ungkap Anggi.
Sementara itu, Manager PT ULP Rayon Kepahiang Kevin Prayoga menjelaskan menindaklanjuti parahnya kondisi kesehatan Anggi, dalam waktu dekat pihaknya akan menindaklanjuti membawa korban ke rumah sakit.
“Seperti apa tindakan medis nantinya kita akan serahkan kepada pihak rumah sakit, dan dikembalikan kepada korban bagaimana mau tindakan medis lanjutannya,” sampai Kevin.
Disisi lain, sambung Kevin Prayoga menjadi korban sengatan listrik akibat kabel milik PLN yang menjuntai ke jalan, sudah seharusnya menjadi tanggungjawab perusahaan untuk menindaklanjuti apa yang dialami oleh masyarakat tersebut. Menanggapinya, Manager PT ULP Rayon Kepahiang Kevin Prayoga menjelaskan, pascakejadian pihaknya sudah menindaklanjuti persoalan yang dialami masyarakat, menurutnya kondisi kabel yang terjadi murni karena bencana alam.
“Meski demikian PLN berempati untuk membawa korban untuk berobat, memberikan santunan dan siap untuk melakukan pengecekan kesehatan saat dibutuhkan,” tutup Kevin.(rls).

