Kepahiang – Bengkulu Post.id –Setelah membuat laporan resmi ke ULP PLN Kepahiang, Warga Sidodadi membuat laporan resmi ke UP3 PLN Bengkulu, hal ini secara langsung disampaikan Sandes Saputra pada awak media, pada Selasa sore (26/5/2026).
Laporan tersebut masih berkaitan dengan azas manfaat tiang listrik yang terkesan dibiarkan kurang lebih 15 tahun tanpa ada kabel standar yang sesuai dengan SOP sedangkan pemukiman di RT 11 RW 04 Sidodadi kelurahan Pasar Ujung tersebut sudah padat penduduk.
” Kita membuat laporan resmi ke UP3 Bengkulu, supaya segera di tindaklanjuti ” Ucap Sandes
Perlu di ketahui, 18 buah rumah yang masih menggunakan kabel tidak layak pakai terus jaringan estafet menurut mereka sangat membahayakan jika terjadi hal yang tidak di inginkan siapa yang harus bertanggungjawab apalagi terakhir kabel estafet tersebut mengeluarkan percikan api dan membuat 18 buah rumah lampunya mati secara tiba-tiba.
” 18 buah rumah, kabel estafet, ada yang kena senterum akibat kabel sudah tidak layak pakai siapa yang siap bertanggungjawab kalau terjadi korsleting listrik mengakibatkan kebakaran ” Tegas sandes
Adapun poin yang di sampaikan kepada UP3 Bengkulu sebagai berikut :
- Meningkatkan keamanan instalasi listrik di lingkungan warga
- Mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting listrik
- Menata jaringan listrik agak lebih rapi dan sesuai standar
- Memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat
- Segera menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut
Jauh dari Kepahiang ke Bengkulu, Sandes berharap ini menjadi perhatian serius dan prioritas untuk segera di perbaiki oleh pihak UP3 PLN Bengkulu melalui ULP PLN Kepahiang.
” Kami mendesak pihak PLN untuk segera mengatasi problem yang kami sampaikan tersebut ” Tutup Sandes.(rls).

