Bengkulu Post | Mukomuko-Universitas Terbuka (UT) saat ini tengah bertransformasi menjadi PTNBH. Capaian UT hingga seperti ini tentu tidak bisa diraih sendiri, tetapi juga karena dukungan berbagai Pihak, termasuk DPRD Mukomuko.
Rahmat Budiman, Wakil Rektor 4 Bidang Pengembangan Institusi dan Kejasama Universitas Terbuka yang melakukan kunjungan dalam rangka peresmian SALUT, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setingi-tingginya kepada Ketua DPRD Provinsi Mukomuko yang sudah mendukung dan mensupport UT selama ini.
Pada kesempatan itu ia menyampaikan bahwa UT selain tengah bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, juga mendapat amanah dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi turut meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi Indonesia yang saat ini masih berada pada level 31%. Target tahun 2024, 37%.
“Di Provinsi Bengkulu sendiri APK Pendidikan Tinggi masih 26,32%, untuk itu UT Bengkulu tidak bisa bekerja sendiri, tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak”, ungkapnya.
Mahasiswa UT Bengkulu tersebar di 9 kabupaten dan 1 kota . Dengan ciri khas UT sebagai perguruan tinggi terbuka jarak jauh, mahasiswa UT Bengkulu memiliki latar belakang yang beragam dari usia fresh graduate SMA/SMK/MA/Paket C, sampai mereka yang sudah bekerja. Sistem perkuliahan yang fleksibel, dengan layanan perkuliahan yang beragam mulai dari tatap muka, online, hingga webinar menjadi solusi bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan tugas sehari-hari. Biayanya pun sangat terjangkau.
Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, M. Ali Saftaini, SE menyambut baik kehadiran wakil rektor 4 bidang pengembangan institusi dan kejasama universitas terbuka dan jajarannya, serta berpendapat peningkatan kualitas SDM itu sangat penting. Saya mengetahui adanya UT sudah sejak lama, dari ketika berada di Bukit Siguntang sampai ke kampus barunya saat ini di Kolonel Burlian Km 10. Perkembangannya luar biasa.
Dengan mendapatkan informasi tentang UT seperti ini, saya bisa ikut meng-endorse UT, ikut mensosialisasikan UT, saat bertemu dengan masyarakat maupun pemerintah daerah, bahwa UT ini bisa menjadi solusi untuk mereka yang ingin meningkatkan kualifikasi pada jenjang pendidikan tinggi, dan kualitasnya pun sama dengan universitas negeri lainnya, ujar lelaki pertama yang memimpin DPRD Mukomuko ini. Perguruan tinggi secara struktur berada di bawah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, namun kongkretnya UT ini perlu juga kehadiran Pemerintah Daerah untuk mendukung program-programnya, tegasnya. Saya siap meng-endorse UT.[Abu Razak CH/Adv]

