Bengkulu Post | Lebong-Pemerintah Daerah Lebong melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop-UKM) Kabupaten Lebong akan fasilatsi Para pedagang dengan aplikasi Lebong BISAA
Bupati Lebong melalui , Kadis Perindagkop-UKM Lebong, Mahmud Siam menyampaikan perlu adanya aplikasi digital untuk para pelaku usaha.
Menurut Mahmud Siam , dengan adanya aplikasi digital diharapkan bisa meningkatkan penjualan para pelaku usaha di Kabupaten Lebong. “Dengan adanya aplikasi digital untuk para pelaku usaha ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan penjualan serta pemasaran-pemasaran produknya,” tuturnya.
Selain itu, Mahmud Siam juga mengatakan kekompakan para pelaku usaha perlu ditingkatkan. “Kebersamaan bagi para pelaku usaha itu sangat penting untuk dilakukan, karena dengan adanya kebersamaan kita bisa saling membantu jika terdapat pelaku usaha yang membutuhkan bantuan sebab kita itu tidak bisa berdiri sendiri dalam melakukan segala sesuatu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mahmud Siam menginginkan UMKM di Kabupaten Lebong terus ditingkatkan. “Saya ingin UMKM di Kabupaten Lebong ini bisa lebih maju dan berkembang lagi, oleh sebab itu saya minta kepada instansi terkait agar dapat meningkatkan para pelaku UMKM di daerah Lebong tercinta ini,” tegasnya.
Mahmud Siam juga menyampaikan kegiatan ini bermaksud untuk memperkuat budaya Wirausaha di Kabupaten Lebong. “Adanya kegiatan ini dimaksudkan untuk memotivasi dan menguatkan para pelaku usaha agar lebih maju serta mampu bekerjasama dalam kelompok dan mendayagunakan potensi sosial lokal dan memperkuat budaya wirausaha,” terangnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan produk usaha. “Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk membina dan memperdayakan kelompok masyarakat yang sudah terbentuk serta produktif memiliki semangat untuk meningkatkan produk usaha dan mengembangkan usahanya agar lebih produktif lagi,” pungkasnya.
“Nanti kita akan buat aplikasi Lebong BISAA (Bisnis Apa Aja) untuk para pelaku usaha atau UMKM di Lebong mengupload produknya di aplikasi ini,” katanya, Rabu (25/1).
“Target kita untuk mengejar ketertinggalan pasar menjadi pasar digital. Harapan kita seluruh pelaku UMKM tersedianya fasilitas untuk berjualan,” harap Mahmud.
Jika tidak ada kendala, kedepannya aplikasi Lebong BISAA ini akan dilaunching resmi oleh Bupati Lebong, Kopli Ansori.
“Nanti, akan kita launching secara resmi. Sekarang masih tahap persiapan,” pungkasnya.[Thuty]

