Bupati Lebong Terima Penghargaan Dari BPJS Ketenagakerjaan

Bengkulu Post | Lebong_Bupati Lebong Kopli Ansori menerima penghargaan atas peran sertanya dalam mengoptimalkan penyelenggaraan program jaminan sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Lebong  dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan,  piagam penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan (Paritrana Award) Tahun 2022 Provinsi Bengkulu sebagai juara III Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Piagam diserahkan langsung Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah kepada Bupati Lebong, Kopli Ansori di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (1/3) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam sambutannya Kopli Ansori  antara lain menyampaikan terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang merespon dengan cepat terhadap pelapor kejadian sehingga tenaga kerja yang telah terjamin dalam BPJS Ketenagakerjaan secara ekonomi akan terbantu dengan adanya penyerahan santunan kepada ahli waris, hal ini untuk menghindari keluarga tersebut masuk dalam kelurga miskin.

Perlu diingat bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja, kata Kopli Ansori.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kopli Ansori dalam sambutannya juga menyampaikan, menyikapi diterbitkannya Inpres No 2 tahun 2021 tentang optimalisasi program jaminan sosial (jamsos), Pemkab Lebong  mengambil langkah-langkah kongkrit yakni menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelaksanaan program jamsos ketenagakerjaan yang bertujuan mengoptimalkan penyelenggaraan jamsos ketenagakerjaan di kabupaten Lebong.

Kemudian Pemkab Lebong  juga mengalokasikan anggaran untuk mengikutsertakan ribuan orang aparatur sipil negara non ASN (honorer) dan perangkat Desa  sebagai program jamsos Ketenagakerjaan. Disamping itu mengikut sertakan seluruh pimpinan dan anggota DPRD sebagai peserta program jamsos ketenagakerjaan.

Lalu, Pemkab Lebong juga mengalokasikan anggaran untuk mengikutsertakan warga yang masuk dalam kelompok pekerja rentan sebagai peserta program jamsos ketenagakerjaan.

Selanjutnya Pemkab Lebong juga telah menerbitkan surat edaran Sekda tentang perlindungan tenaga kerja harian lepas, borongan dan perjanjian kerja waktu tertentu yang bekerja pada sektor jasa konstruksi. Dalam surat edaran ini, diwajibkan seluruh proyek jasa konstruksi yang diselenggarakan di Kabupaten Lebong  untuk mengikutsertakan seluruh pekerja proyek dalam jaminan kepastian jamsos Ketenagakerjaan.

“Langkah-langkah ini kami lakukan, disamping sebagai tindak lanjut dari Inpres tersebut, juga sebagai wujud nyata dari implementasi visi misi kami yakni rakyat Lebong  harus sejahtera,”sebut Bupati.

Manfaat dari Program Jamsos Ketenagakerjaan, Bupati menyampaikan telah dinikmati secara langsung oleh beberapa ahli waris yang meninggal beberapa waktu lalu dengan menerima santunan manfaat program jamsos tersebut.

Tidak hanya disitu, Bupati melanjutkan bahwa Pemkab Lebong  saat ini sedang dalam mempersiapkan pembentukan tim pengawasan dan pemeriksanaan kepatuhan pelaksanaan program jamsos melalui SK Bupati Lebong.

Hal lain yang sedang dipersiapkan Pemkab Lebong  adalah rencana pembuatan nota kesepakatan antara Pemkab Lebong  dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan sinergi dan kolaborasi berupa penyaluran modal dan perlindungan jamsos seluruh pelaku usaha mikro dan ultra mikro di kabupaten Lebong.

“Terimakasih dan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas penghargaan yang di berikan, kiranya penghargaan ini dapat semakin memicu kami untuk tetap mendukung program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Lebong,”ucap Bupati.

“Kami juga saat ini sedang berupaya untuk memperoleh penghargaan Paritrana Award yakni apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh implementasi program jamsos ketenagakerjaan,”imbuh Bupati menambahkan.

Menyinggung pelaksanan rapat koordinasi implementasi Inpres No 2 tahun 2021, Bupati berharap dapat menyamakan pandangan di wilayah masing-masing melalui kebijakan-kebijakan yang konkrit dan nyata sehingga perlindungan melalui jamsos ketenagakerjaan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.

Tampak hadir mendampingi Bupati di acara tersebut antara lain Kadis Tenaga Kerja , Kadis Kominfo SP, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bengkulu, Gubernur Bengkulu

Diketahui, piagam penghargaan juga diterima Kabupaten Mukomuko sebagai juara 1 dan Pemerintah Kota Bengkulu sebagai juara 2.

Selain itu, Pemkab Lebong diberikan uang pembinaan penghargaan Paritrana Award Tahun 2022 sebesar Rp 5 juta.

Kopli berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan di tahun yang akan datang, sehingga memberikan perhatian kepada banyak orang sebagai wujud kecintaan untuk menuju masyarakat Lebong bahagia dan sejahtera.

“Kita sudah melayani para pekerja kita secara maksimal bekerjasama dengan BPJS,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Nakertrans Epan Gustanto menambahkan, pemberian penghargaan ini lantaran selama ini Pemkab Lebong berkomitmen memberikan perhatian berupa jaminan sosial dan kesehatan pada para pekerjanya di lingkungan Pemkab Lebobg.

“Iya globalnya begitu. Dari pemerintah daerah sudah ada yang menjamin,” singkatnya saat mendampingi bupati menerima penghargaan tersebut.

Informasi diperoleh, penetapan ini berdasarkan keputusan ketua Panitia Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Nomor 129 Tahun 2022 tentang Panitia Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2022 Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu.

Lebong ditetapkan sebagai salah satu kabupaten dalam provinsi Bengkulu Sebagai Pemenang dan penerima Piagam Penghargaan PARITRANA Award 2022 sebagai bentuk Apresiasi dari BPJS ketenagakerjaan. Hal ini sebagaimana tertera didalam surat keputusan yang ditanda tangani ketua Panitia Hamka Sabri tertanggal 15 Desember 2022.[Thuty]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *