Bengkulu Post | Lebong-Bupati Lebong meminta RSUD Lebong untuk meningkatkan eksistensinya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya warga Lebong. Menurutnya, sebagai salah satu lembaga pelayanan kesehatan, RSUD Lebong menjadi wajah kinerja aparatur Pemkab Lebong dibidang kesehatan. Demikian disampaikan Bupati Lebong, Kopli Ansori. saat meresmikan Gedung NICU PICU RSUD Lebong, Rabu Siang (8/3/2023)
“Terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras seluruh tenaga kesehatan RSUD Lebong dalam mengatasi badai pandemi COVID-19 yang lalu. Semoga dengan bertambahnya usia RSUD Lebong dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan demi kesehatan masyarakat Kabupaten Lebong, “ungkap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Lebong meresmikan gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dengan penuh bangga.
PICU NICU merupakan ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.
“Alhamdulillah, telah berdiri megah gedung NICU dan PICU, yang kita bangun melalui DAK tahun 2022 gedung baru ini tentunya sangat penting dan bernilai strategis,” ujar Kopli,
Ia menyampaikan terima kasih kepada kepada Direktur RSUD, PPK, PPTK, komisi teknis dan semua yang terlibat dalam kelancaran pelaksanaan baik fisik maupun administrasi penyedia, juga konsultan yang telah dapat menyelesaikan pembangunan gedung ini tepat waktu.
“Dengan adanya gedung baru ini, saya minta agar adanya peningkatan pelayanan di RSUD Lebong dan yang terpenting, keberadaan gedung baru ini, harus bisa dimanfaatkan dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Lebong Rachman mengatakan, pembangunan gedung anak dan bayi Picu Nicu ini merupakan bagian dari upaya RSUD dalam mewujudkan smart hospital. “Ini sesuai dengan tema Kabupaten Lebong Bahagia Sejahtera mewujudkan smart hospital. Tentu, ini keinginan juga dari banyak rumah sakit,” katanya.
“Dengan misi smart hospital, maka masyarakat diharapkan dapat terlayani dengan baik melalui penggunaan tekhnologi terkini”. Pungkasnya.
“Gedung PICU dan NICU adalah ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital,” urai Rachman.
Usai acara digelar penggalangan komitmen akreditasi RSUD, dan doa serta Tausyiah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan penceramah Ust Jasman Efendi.[Thuty]

