Kepahiang – Bengkulu Post.id,Setelah pengerjaan pembangunan saluran pipanisasi air minum sepanjang 1 Km dari Desa Gunung Agung hingga ke Kelurahan Keban Agung selesai dikerjakan pihak rekanan (Desember 2022) yang menggunakan anggaran dana alokasi khusus tahun 2022 di Dinas PUPR kabupaten Kepahiang atas kelancaran suplai airnya sangat ditunggu oleh warga masyarakat, Namun sayang hingga saat ini aliran air untuk ke rumah warga melalui pipa tersebut masih nol besar alias kosong banyu ne, demikian dijelaskan Muawyah (tokoh masyarakat) Keban Agung, Kamis siang (29/3/2023).
Penggalian pipa PAM sudah dua kali dilakukan, Penggalian pertama sekaligus pergantian pipa dikerjakan pada tahun 2013-2014 dengan debit air kadang kadang ada ataupun sebaliknya lebih dominan air tidak sampai ke pemukiman warga masyarakat.

Hal ini dibenarkan Oleh Mua,” Sebagai warga masyarakat di Kelurahan Keban Agung dan sudah lama menetap disini tentunya paham kapan terkait pembangunan di sekitar wilayah Keban Agung, Beberapa tahun yang lalu (2013) betul pihak PDAM Tirta Alami melaksanakan pekerjaan penggalian pipanisasi dan pemasangan pipa saluran (distribusi) ke rumah warga, air sempat mengalir dengan sempurna, tak beberapa lama macet lagi, Sekarang hampir 3 bulan betul betul airnya tidak metu,” ujarnya.
Direktur PDAM Tirta Alami Kabupaten Kepahiang menanggapi semua keluhan warga masyarakat khususnya di Kelurahan Keban Agung Kecamatan Bermani Ilir terkait belum terealisasinya air di wilayah tersebut.
Armin, SH Direktur PDAM Tirta Alami mengatakan ” Telah berupaya untuk memasukkan air ke Kelurahan Keban Agung itu, Tetapi ada kendala di pipa distribusi antara di Desa Penanjung Panjang sampai Talang tanjung juga ada kebocoran pipa 200 di kebun warga saat ini tim teknisi sedang melakukan perbaikan,” ujar Armin.
Mudah mudahan sambung Armin ” Sesuai laporan dari Kepala Cabang Bermani Ilir distribusi air (air mengalir) di wilayah Kelurahan Keban Agung menuju rumah warga pengguna jasa PDAM diperkirakan sudah bisa dinikmati setelah hari raya idul Fitri 2023 1444 H ini, Lebih tepatnya manajemen PDAM Tirta Alami akan berupaya mengalirkan air tersebut pada tanggal 27 April ini ” demikian Armin.(stv).


Begitu lama untuk perbaikan kebocoran pipa air bersih kelihatan pihak terkait layak manajemen
PDAM tirta alami di ganti atau di copot dari jabat masih banyak yg berkompeten dalam mengelola air untuk kebutuhan masyarakat bermani Ilir.