Kepahiang – Bengkulu Post.id –Kabupaten Kepahiang kekurangan tenaga penyuluh pertanian yang harus melaksanakan tugas dan fungsi memberikan penyuluhan kepada petani melalui pendekatan kelompoktani pada 105 desa dan kelurahan. Saat ini pada Dinas Pertanian hanya ada 71 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berstatus ASN dan PPK saja, sementara biasanya setiap tahun instansi ini merekrut PPL tenaga harian lepas atau honor APBD, tahun ini tidak direkrut.
Pasalnya, anggaran yang dialokasikan APBD Kabupaten Kepahiang TA 2023 pada Dinas Pertanian sangat minim, sehingga belum mampu membiayai rekrutmen PPPL tenaga honorer.
“Sementara tahun ini THL penyuluh pertanian lapangan tidak direkrut, karena sama sekali tidak ada anggaran pada Dinas Pertanian untuk merekrut THL PPL,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Swifanedi Yusda, S.Hut Senin (10/4/23) di ruang kerjanya.
Swifanedi menjelaskan, tahun ini Dinas Pertanian harus memaksimalkan kinerja 71 ASN dan PPPK penyuluh pertanian, dimana mereka harus bertugas dan terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi para petani. Dengan jumlah tersebut, kata Swifanedi masih sangat kurang, lantaran seharusnya keberadaan penyuluh tersebut harus 1 desa satu orang penyuluh.
“Dengan kondisi ini tentu sangat kekurangan tenaga penyuluh, sehingga diharapkan mereka ASN dan PPPK penyuluh pertanian harus terjun langsung ke desa, 1 orang penyuluh harus ke 2 atau 3 desa binaan,” jelas Swifanedi.(rls)

