Mukomuko-Bengkulupost.id. – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) hingga hari ini masih berlangsung oleh Pemerintah Desa Talang Sakti Kecamatan V Koto Kabupaten Mukomuko, (Jum’at, 19/05/23 Pukul 16.00 WIB) bertempat di Aula Kantor Desa Talang Sakti.
Dan disaksi langsung oleh Camat V Koto, Ali Muchsin, S.Pd., M.A.P, Babinsa Koramil 01/MM Koptu. M.Dino, Bhabinkamtibmas Polsek V Koto, Brigpol. M.P Sembiring, Pendamping Lokal Desa (PLD), Dedi Setiadi, S.T dan Ketua BPD, Musdarlin beserta anggota.

Dalam sambutan Kepala Desa Talang Sakti, Samsul Sahril, mengatakan ribuan maaf kepada 21 KPM BLT-DD karena seyogyanya kita salurkan sebelum lebaran, namun kita sudah berusaha untuk bekerja namun ada kendala sesuatu syarat belum mencukupi 10% terpaksa kita data kembali melalui 2 (dua) kali Musdes supaya mencapai syarat 10 % itu lah yang kami ajukan, Pemdes mengucapkan mohon maaf yang sebesarnya.
Selanjutnya kami Pemdes perlu menyampaikan untuk penerima BLT tahap I hari ini sebanyak 21 KPM, selama 3 bulan yaitu (Januari, Februari, dan Maret) sebanyak Rp.900.000,- ucapnya.

“Camat V Koto, Ali Muchsin, S.Pd., M.A. P mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Talang Sakti atas undangannya, pada hari ini di Kecamatan V Koto desa yang paling terakhir untuk penyaluran BLT-DD dalam 10 Desa, itu bukan kesalahan Pemdes itu karena banyak perubahan Kriteria penerima BLT-DD yang ditetapkan oleh Kemendes PDTT RI, artinya belum memenuhi syarat 10 % itu lah kendala agak terlambat pada hari ini, Alhamdulilah sudah kita salurkan saat ini, Pemdes sudah berupaya untuk menyalurkan hari ini, Jam 11.00 BLT masuk ke RKD, sore nya langsung kita salurkan kepada 21 KPM, silahkan Bapak/Ibu terima bantuan ini dan dibelanjakan sesuai kebutuhannya.
Hal senada juga disampaikan Kasi Ekobang, Edi Anyandi, S.E, kami dari Pemerintah Kecamatan selalu membantu Pemdes untuk mengedepan pelayanan kepada masyarakat agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya, namun BLT-DD tentunya banyak persyaratan terkait persentase yang belum memenuhi, harapan kami kepada 21 KPM hari ini agar memaklumi, bukannya Pemdes tidak bekerja, Pemdes sudah bekerja semaksimal mungkin, tutupnya. (Ar)

