Pemdes Garut  Bersama Masyarakat Terus Tekan Populasi Hama Tikus Yang Merupakan Musuh Petani

Bengkulu Post | Lebong_ Pemerintah Desa Garut, Kecamatan Amen  Kabupaten Lebong  bersama masyarakat desa terus berupaya menekan serangan hama tikus di persawahan para petani.

Hari minggu Bupati Lebong Kopli Ansori mengisi waktu liburnya bersama para petani. Tak sendirian beliau didampingi oleh Kadis Pertanian dan Perikanan Lebong, Hedi Parindo, camat Amen Reno Adedo SE, sekcam Amen Edwarsyah.

Tikus sawah adalah hama yang relatif sulit untuk di kendalikan. Perkembangbiakan hama tikus yang sangat cepat serta daya rusak pada tanaman padi yang cukup tinggi menyebabkan hama tikus selalu menjadi ancaman pada setiap pertanaman.

Kerusakan tanaman yang di akibatkan serangan tikus sangat besar karena menyerang tanaman sejak di pertanaman hingga menjelang panen. Berkaitan dengan hal tersebut maka upaya pengendalian untuk menekan populasi tikus harus di lakukan terus menerus mulai dari saat pra’tanam hingga menjelang panen dengan menggunakan berbagai teknik secara terpadu.

Peran serta dan kerjasama masyarakat atau kelompok tani penentu kebijakan dan tokoh masyarakat juga di perlukan selama proses pengendalian hama tikus.

Pemerintah desa Garut  bersama masyarakat petani tak henti hentinya melakukan pembasmian hama tikus dengan cara melakukan pengomposan

Salah satu petani mengatakan dengan cara seperti ini semoga hama tikus dapat di tekan dalam perkembangbiakannya sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih luas pada tananam padi

” Kami sebagai masyarakat petani yang saat ini tengah melakukan berbagai macam cara dengan menekan populasi hama tikus sehingga tidak memperluas kerusakan pada lahan pertanian petani.

Hal ini yang kami lakukan bersama jajaran pemerintah desa Tenajar bersama masyarakat petani.” Ucapnya

” Terimakasih untuk pak kepala desa beserta jajarannya juga masyarakat yang turun ke lapangan untuk ikut serta dalam pemberantasan hama tikus.” Imbuhnya

Masyarakat juga berharap kehadiran dari instansi pemerintah daerah dan pusat untuk dapat berupaya menekan laju populasi hama tikus yang kian merajalela yang tentunya dapat merusak dan menghancurkan tanaman padi sehingga dengan berkurangnya serangan hama tikus tentunya akan meningkatkan hasil pertanian padi. [Thuty]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *