Plt.Bupati Kaur Sambut Tim KPK Dengan Tarian Adat Sekapur Sirih Oleh Siswa SMPN 5 Kaur.

BENGKULU POST – KAUR. Dalam rangka Roadshow Bus KPK tiba di bumi se’ase sehijean Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu yang dipusatkan di perbatasan Bengkulu-Lampung tepatnya di Manulla Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal, disambut dengan tarian adat kaur sekapur sirih oleh pelajar SMPN 5 Kaur. Minggu ( 27/08/23).

Terlihat oleh awak media Kepala Inspektorat Kaur Harika, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir.H. Herwan,M.Si, Kepala Kesbangpol kaur, Camat Nasal Erliza Feryanti, dan beberapa Perwakilan Kepala OPD, Perwakilan Apdesi Nasal dan Anak-anak Pramuka Dari berbagai Sekolah yang bergandengan tangan dengan tamu dari Tim KPK.

Sebelum diwawancari Media, Koordinator Utama Roadshow Bus KPK, Yulianto Sapto Prasetyo, mengajak anak-anak pramuka untuk bersama-sama menyuarakan Yel-yel dari KPK, “Kaur Berani Jujur Hebat”

dan dilanjut yel-yel kedua “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi” yel-yel ini diikuti oleh semua para pelajar.

Dalam kesempatan ini Yulianto menyampaikan, bahwa tugas KPK tidak hanya penindakan atau menangkap para koruptor, berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tipikor ada enam tugas KPK.

Tugas tersebut antara lain melakukan (1) tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi (tipikor), (2) koordinasi dengan instansi yang berwenang untuk melaksanakan pemberantasan tipikor dan instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik, dan (3) monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.

Selanjutnya, (4) supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan pemberantasan tipikor, (5) penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tipikor, dan (6) tindakan melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Selain itu pendekatan yang dilakukan KPK dalam menjalankan tugas yang sering disebut sebagai ( 1 )Trisula Pemberantasan Korupsi”.(2) Trisula ini mencakup Sula Pendidikan, (3) Sula Pencegahan, dan Sula Penindakan, ujarnya.

Pendidikan anti korupsi, menurut Yulianto harus dikenalkan sejak usia dini, karena tidak ada jaminan bahwa seseorang di masa depan tidak melakukan korupsi. “Ada seorang kepala daerah pernah mendapatkan penghargaan anti korupsi, tapi ujung-ujungnya ditangkap oleh KPK juga. Yang dapat penghargaan saja ditangkap karena korupsi, apalagi yang tidak dapat penghargaan anti korupsi,” tuturnya.

Keadilan anti korupsi terutama, yang kita lakukan di wilayah Sumatra terutama, Bengkulu ,Jambi, Pekan Baru, Medan, Padang, dan Aceh.

Dan ada Sembilan penilaian yang dilakukan oleh KPK, Yakni Berani, Jujur, Mandiri, Sederhana, Tanggungjawab, Peduli Disiplin, Adil dan Kerja keras. Semoga sembilan penilaian ini bisa diterapkan generasi muda, terutama pada generasi muda yang sudah mumpuni dalam menuju Indonesia emas tahun 2025. Terang nya .

Sementara Kepala Inspektorat kaur, Harika, menyambut baik atas kedatangan Roadshow Bus KPK di Kabupaten Kaur, dengan adanya kegitan seperti ini sehingga dapat memberikan pencerahan terhadap pencegahan korupsi kepada semua instansi maupun kelembagaan,” sampai Harika.

Setelah penyambutan rombongan Roadshow BUS KPK ini menuju ke Pusat kota Bintuhan dengan di kawal oleh Patwal Polsek Nasal Polres Kaur, Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Setiba di Masjid Al-Kahfi kota Bintuhan, kedatangan tim KPK disambut oleh Plt.Bupti Kaur Herlian Muchrim,ST dan Kapolres Kaur AKBP Eko Budiman,S.IK.M.IK.M.SI besrta segenap OPD.

Pada kesempatan ini Plt Bupati Kaur mengucapkan Selamat datang dan terima kasih kepada Roadshoow Bus KPK yang sudah bersedia bertatap muka dengan masyarakat Kaur.

Kami sangat berbangga hati atas kedatangan tamu dari Tim KPK tersebut.

Semoga kiranya pertemuan kita hari ini akan mendapat berkah dari Allah,SWT.Ujar Plt Bupati.

Usai acara pertemuan di lanjutkan dengan Sholat Zuhur bersama dan di kanjutkan dengan makan siang di Masjid Al-Kahfi.(ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *