Kepahiang – Bengkulu Post.id –Infrastruktur jalan dari Desa Bandung Jaya Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang menuju ke perbatasan Rejang Lebong lebih tepatnya di dusun Kepahiang Indah sepanjang 5 kilometer mengalami rusak parah mulai dari akhir titik jalan yang telah di hotmix Pemkab Kepahiang (desa Bandung Jaya) sehingga siapapun melintasi dan menggunakan fasilitas tersebut harus berhati-hati terutama pengendara R2 termasuk R4 dikhawatirkan terjadi hal hal yang kurang baik, Awak media saat melintasi jalan tersebut ekstra hati hati, pada Rabu pagi (6/9/2023).

Sahri pengemudi angkutan umum bus engkel antar kota menyampaikan ” Kita telah lama membawa kendaraan melintasi jalan ini karena membawa penumpang dari ( Bengkulu -Bengko) atau sebaliknya, Kalau kemaren kemaren sebelum dibangun di Desa Bandung Jaya apalagi musim hujan harus waspada dan musim kemarau debu tak dapat dihindari,” ujar Sahri.
Ditempat terpisah saat menyambangi ke kantor Kecamatan Sindang Dataran dan diterima oleh Camat Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong Anton Sefrizal, S.Stp menjelaskan ” Kita bertugas di Kecamatan baru 1,5 tahun, Terkait pertanyaan infrastruktur jalan provinsi di Kecamatan Sindang Dataran yang saat ini mengalami rusak berat mulai dari Dusun Kepahiang hingga desa Empat Suku Menanti dengan panjang kurang lebih 9 kilometer sangat perlu untuk dibangun, Mengingat fasilitas infrastruktur jalan tersebut dibutuhkan warga baik warga Kabupaten Kepahiang menuju Desa Renah Kurang dan Desa Warung Pojok,” ujar Camat.

Harun Perangkat Desa Bengko (Kasi Pemerintahan) menambahkan ” Tidak lama lagi di Indonesia khususnya di Rejang Lebong akan menggelar pesta demokrasi, Maka sebagai warga negara yang berdomisili di Desa Bengko menghimbau kepada siapapun jika ingin hadir atau datang ke kisini seyogyanya harus berhati- hati mengingat fasilitas jalan dari Desa Bengko hingga Empat Suku Menanti jalannya benar benar rusak berat, dan usulan berbentuk proposal telah disampaikan kepada dinas terkait,” ujarnya.
Baik Camat maupun Harun membenarkan ” Semenjak dibangun kurang lebih 25 tahun yang lalu hingga saat ini jalan di wilayah kita ini belum tersentuh, ” ungkap Harun.(stv).

