Bengkulu Post | Lebong-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menebar ribuan bibit ikan di wilayahnya,penebaran bibit ikan itu dilakukan langsung oleh Wabup Lebong, Fahrurrozi mewakili ketua gugus tugas reforma agraria ( GTRA ) yaitu Bupati Kopli Ansori.
“Langkah penyebaran benih ikan untuk memaksimalkan kebutuhan gizi warga selain sebagai sumber cadangan air pertanian, juga sebagai sumber pangan dan gizi masyarakat pedesaan,” kata Wabup, Rabu, 6 /9 /2023.
Ia mengatakan, pemanfaatan lahan di seluruh Lebong itu juga untuk mengembangkan perikanan darat yang bisa dikelola langsung masyarakat desa setempat.

“Selain bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi warga setempat, pengembangan ikan air tawar juga bisa menjadi salah satu penopang sumber pangan rakyat desa yang muaranya adalah meningkatkan ketahanan pangan nasional,” kata dia.
Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Lebong mencatat, jumlah ikan yang disebar sebanyak 75 Kg benih ikan.
“Pemilihan jenis ikan itu kita sesuaikan dengan kondsi tempat tebar benih dan permintaan warga desa setempat.,” papar Wabup.
Wabup mengatakan, langkah menyebar benih-benih ikan itu merupakan arahan langsung Bupati yang ingin membantu masyarakat pedesaan punya sumber pendapatan melalui perikanan.
“Selain itu, Bupati juga ingin samber protein dan gizi masyarakat desa diperkuat. ikan merupakan salah satu sumber protein dan gizi yang sangat baik bagi pertumbuhan fisik dan peningkatan kecerdasan masyarakat,” kata Wabup.
Proses penebaran ikan mas ini dilakukan Wabup Lebong, Fahrurrozi.

Pelepasan bibit ikan mas beserta sekda lebong Mustarani Abidin, Asisten I setda lebong Fakhrurrozi, kadis pertanian dan perikanan Hedi perindo, serta Kades selebar jaya,
Turut hadir Kadis Pertanian dan Perikanan Hedi Parindo, Camat Amen, perwakilan DLH, dan sejumlah pejabat lainnya.
Wabup Lebong, Fahrurrozi mengatakan, penebaran benih ikan mas ini adalah bagian dari pengembangan akses reforma program mina padi.budidaya di bidang perikanan, Kegiatan ini juga sejalan dengan apa yang telah menjadi visi-misi serta program kerja pemerintah daerah periode 201 sampai 2024, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berbasis ekonomi masyarakat.
Kemudian, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang produktif dan berwawasan global, dan meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
“Serta sejalan dengan program prioritas Pemkab Lebong terkait peningkatan produksi dan nilai tambah sektor-sektor unggulan daerah. Seperti pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan,” ucap Wabup.
Dia berharap, bahwa kegiatan mina padi ini berjalan dengan sukses. Sehingga, dapat memberikan contoh dan dorongan kepada masyarakat. Terkhususnya masyarakat di Desa Selebar Jaya dan meluas keseluruh desa yang ada di Kabupaten Lebong.
“Serta menjadi semangat pemantik Pemkab Lebong untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Lebong,” bebernya.
Selain itu, lanjutnya, kegiatan mina padi ini diharapkan akan berlanjut hingga tahun 2024 mendatang dengan lahan lebih luas dari sebelumya.
“Kita berharap Kabupaten Lebong bisa menjadi salah satu daerah penghasil ikan,” tutupnya.[Thuty]

