SPBU Pasar Kepahiang Melakukan Pembersihan Alat Sebelum Dilaksanakan Hidro Test

Kepahiang – Bengkulu Post.id –Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pasar Kepahiang melakukan pembersihan dengan membongkar seluruh alat terkait tekhnologi digital berkenan dengan pemantauan alur keluar masuk BBM, Pembersihan dilakukan pihak Pendor dari PT Aroja Anugrah Agung Bengkulu disaksikan onwner SPBU Erwin, Stap SPBU serta petugas dari SPBU pada Sabtu (8/10/2023).

Erwin pelaksana SPBU. Pasar Kepahiang.

Sebelumnya diwartakan oleh berbagai media bahwasannya masyarakat sekitar SPBU Pasar Kepahiang mengalami dampak dari penjualan BBM oleh pihak SPBU sehingga menjadi polemik bahkan anggota DPRD Kepahiang dari Komisi III bernama Ansori.M (Ketua Komisi ) turun mengecek kebenaran atas laporan masyarakat di seputaran SPBU, Pada saat itu Ansori. M segera merespon selanjutnya memanggil manajemen SPBU dalam rangka membahas terkait laporan masyarakat yang terkena dampak BBM.

Seiring dengan permasalahan tersebut pihak SPBU Pasar Kepahiang setelah melaksanakan dengar pendapat dengan pihak Komisi III dan perintah serta arahan untuk mempersiapkan apapun yang disampaikan seperti mengundang Kepala Daerah, OPD terkait juga warga masyarakat yang terkena dampak untuk memantau langsung tata kerja manajemen SPBU Pasar Kepahiang (19/9/2023).

Erwin selaku pengelola SPBU Pasar Kepahiang mengatakan ” Kemaren kita telah mengundang Kepala Daerah, Ketua Komisi III DPRD dan anggota, Pol-PP, DLH, Dinas Perdagangan, Kepolisian, Camat, Lurah Sejantung, Lurah Kepahiang, Ketua RW 6 serta masyarakat yang terkena dampak dari BBM dalam rangka keterbukaan informasi,” ujarnya.

Untuk transparansi lanjut Erwin,” Kita dari SPBU telah mengundang Pendor dari PT. Aroja Anugerah Agung dalam rangka pembersihan alat ( mengangkat alat digital), pembersihan tangki pendam, mengangkat pompa dorong, mengangkat didalam hingga kering dan besok tanggal(8/10) tangki pendam akan diisi air bahwa dimulainya hidro test,” kata Erwin.

Minggu (8/10) lanjut Erwin ” Hidro test dilaksanakan dengan memasukan air kedalam setiap tangki pendam, disini ada 4 tangki semuanya akan diisi air kita tunggu selama tiga hari kemudian pada hari Selasa (10/10) sama sama menyaksikan hasil dari Hidro test, semoga saja tangki pendam tidak mengalami kebocoran dan jika bocor siap mempertanggung jawabkan efek dari dinamika dimaksud,” tegasnya.(stv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *