Mukomuko – Bengkulupost.id.- Malang tak dapat di tolak,mujur tak dapat di raih dua orang warga Desa Resno kecamatan v koto terjebak banjir,
Awal mula terjadi melihat mendung datang dua orang warga desa Resno yang bernama Fauzi ( 33 )dan Tarmizi ( 29 ) buru-buru pulang dari sawah takut banjir datang,memang tak di sangka sesampai di tengah sungai Manjuto,tiba-tiba banjir datang dari hulu,sehingga dua orang tersebut di seret di Air sungai,malang tak dapat di tolak,mujur tak dapat di raih, untung ada kayu yang hanyut di situ lah fauzi dan Tarmizi tempat bergantung sehingga dapat menyeberang sungai tersebut,sehingga sampai di tepi sungai fauzi dan Tarmizi tak berdaya dan lemas.
Kepala Desa Resno Mardalius, Membenarkan kejadian ini pada sore jum’at sekitar pukul 5 sore,
Hal ini sudah saya laporkan kepada Dinas PUPR kabupaten Mukomuko,Lapor pak kadis… Akibat tidak ada nya jembatan panyembrangan di desa resno maka terjadi musibah 2 orang warga resno atas nama fauzi dan Tarmizi terjebak air besar saat mau pulang dari sawah Alhamdulilah ada satu batang pohon yg dahan nya ada yg kedalam air maka tarmisi dapat gantungan dan dengan nekat warga lalang luas atas nama agus membantu korban yg sudah keadaan lemah dan tak sadar kan diri langsung di bawa ke puskesmas lubuk pinang, atas nama fauzi Alhamdulilah aman selamat ucap Mardalius,
Kami warga Desa Resno mengharap ke pada Dinas PUPR kabupaten Mukomuko dan ke pada Dinas PUPR Propinsi Bengkulu seterusnya Balai Sungai Sumatra VII tahun 2024 agar dapat membangun jembatan penyeberangan warga Desa resno demikian
Laporan: Abu Razak.

