Kepahiang – Bengkulu Post.id –Menurut pihak stasiun pengisian bahan bakar terjadinya antrian panjang di SPBU Kelobak Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang ini telah terjadi selama tiga hari ini dan masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua, empat lebih ramai untuk mengisi BBM pertalite, Sementara pengiriman BBM baik pertalite maupun solar tetap seperti biasa namun kedatangan mobil tangki BBM itu tidak menentu, kadang sore, siang maupun menjelang Pajar, demikian dikatakan M.Martono (Kepala Sip) SPBU Kelobak, pada Senin (10/11/2025).

Mengularnya antrian panjang untuk pengisian bahan bakar minyak khususnya BBM pertalite mulai dirasakan sejak tiga hari ini, ditanya apa penyebabnya menurut pengelola SPBU Kelobak, Pasokan bahan bakar minyak pertalite setiap harinya 16 ton yang didatangkan dari Lubuk Linggau Sumatra Selatan sedangkan pasokan BBM solar setiap harinya sebanyak 24 ton didatang dari Bengkulu, Kedua jenis BBM ini kedatangannya ke SPBU tidak secara serentak baik Pertalite maupun Solar sesuai kuota permintaan.Dapat dijelaskan misalnya pengiriman BBM pertalite untuk pembokaran rit pertama 8 ton selanjutnya dengan waktu tidak dapat ditentukan baru datang untuk delapan ton berikutnya pada hari yang sama, demikian juga solar pengiriman pertama sebanyak 16 ton selanjutnya baru dimasukkan delapan ton ke SPBU Kelobak.

” Kami hanya melayani masyarakat, terkait pengiriman BBM pertalite setiap harinya sebanyak 16 ton dilakukan dua kali bongkar tahap pertama 8 ton kemudian dengan waktu yang tidak ditentukan masuk lagi 8 ton pada hari yang sama, Seperti terjadi hari ini sekira pukul 13.00 wib tadi BBM pertalite masuk 8 ton, pas pukul 15.00 wib masuk kembali sebanyak 8 ton seluruh pengiriman BBM pertalite dari Pertamina Lubuk Linggau, BBM solar setiap harinya masuk sebanyak 24 ton pengiriman dari Pertamina Bengkulu,” sampai Martono.
Terpantau Hari ini sejak tadi siang, konsumen BBM pertalite baik pengguna motor, mobil mengular mulai dari depan Cabdin VII Disdiknas Bengkulu hingga SPBU Kelobak antrian panjang masih mengular.(stv)

