Kepahiang – Bengkulu Post.id –Batasan negara dan jarak yang membentang luas ternyata tidak mampu menghalangi takdir cinta. Sebuah kisah asmara luar biasa kini menghiasi Kabupaten Kepahiang, dibuktikan oleh pasangan suami istri Hendra dan Murti Ningrum. Hendra, seorang pria asli Indonesia, berhasil meminang Murti Ningrum, wanita pujaan hatinya yang berasal dari Timor Leste.
Kisah romantis mereka mengejutkan banyak pihak, karena benih-benih cinta mereka justru tumbuh dari layar game populer, Mobile Legends.
Romantika pasangan sejoli ini dimulai secara tidak terduga di medan pertempuran virtual. Hendra dan Murti Ningrum pertama kali saling mengenal sebagai rekan ‘mabar’ (main bareng) di Mobile Legends. Keasyikan bermain bersama dan intensitas komunikasi di dalam game mendorong mereka mempererat hubungan.
Secara bertahap, keduanya mengintenskan komunikasi mereka melalui pesan WhatsApp. Mereka mulai berbagi kisah sehari-hari, melampaui strategi dan skor permainan. Keterbukaan ini membangun fondasi kuat bagi hubungan mereka di dunia nyata.
Hendra menceritakan awal mula romantika cintanya yang melampaui batas negara ini kepada pewarta Bengkulupost.id pada Selasa siang (11 November 2025). Ia mengisahkan perjalanannya hingga sukses memboyong wanita pujaan hatinya dari Timor Leste.
“Kami berkenalan dari game Mobile Legends,” Hendra menjelaskan. “Kami sering bermain bersama, dan komunikasi kemudian berlanjut via WhatsApp. Akhirnya, kami memutuskan bertemu di Bengkulu.” Tutur Hendra.
Keputusan untuk bertemu muka menjadi bukti nyata keseriusan Hendra. Meskipun Murti Ningrum berasal dari Timor Leste, saat itu dia tinggal dan kuliah di Kupang. Namun, semangat cinta mereka menyatukan visi untuk bertemu di tengah-tengah jarak yang memisahkan.
“Istri saya ini datang langsung dari Timor Leste,” Hendra menjelaskan dengan mata berbinar. “Tapi, selama ini dia tinggal di Kupang, kuliah. Kami akhirnya menyepakati pertemuan di Bandara Fatmawati, Bengkulu.” Ujar Hendra.
Pertemuan yang haru di bandara tersebut mengukuhkan janji yang mereka bina secara virtual. Selanjutnya, Hendra membuktikan komitmennya dengan mempersunting Murti Ningrum dan membawa istrinya pulang ke Kabupaten Kepahiang.
Hendra, yang juga merupakan pemilik dari rumah makan Padang Putro Sayo, kini menunjukkan kepada semua orang bahwa cinta beda negara bisa bersatu dan hidup bahagia. Kisah cinta lintas negara ini bukan lagi sekadar narasi dalam film-film romantis, kini, fakta manis itu hadir di Kabupaten Kepahiang.
Hendra dan Murti Ningrum membuktikan bahwa perbedaan asal usul dan jarak geografis bukanlah sebuah halangan untuk mengikat janji suci.
Kisah mereka menginspirasi banyak kalangan, menekankan nilai-nilai ketulusan dan komitmen yang dibangun dari dunia maya menuju kebahagiaan sejati di dunia nyata. Mereka mewujudkan impian untuk menambatkan bahtera cinta mereka dengan penuh kebahagiaan.(rls).

