Kepahiang – Bengkulu Post.id –Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepahiang melalui Bidang Bina Marga selama kurun waktu di tahun 2025 telah melaksanakan berbagai kegiatan terkhusus melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan menggunakan dana APBD, dana dari Provinsi serta anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk kegiatan tahun mendatang pihak bidang BM telah mengusulkan rencana program baik pembangunan jalan maupun pembangunan jembatan, demikian disampaikan Kadis PUPR Kepahiang melalui Kabid BM Ir. Hardiono, ST, MT saat disambangi diruang kerjanya pada Selasa (16/12/2025).
Seperti dipaparkan oleh Kabid Bina Marga, Bahwa capaian kinerja yang telah dilaksanakan sesuai dengan usulan tahun sebelumnya dan dikerjakan pada tahun 2025 diantaranya pembangunan jalan ring road pusat Pemerintahan Kabupaten Kepahiang – Tebat Monok anggaran dari IJD, Pembangunan jalan hotmix desa Tugu Rejo Kecamatan Kabawetan menuju waterpark dimana anggarannya dari IJD, Pembangunan ruas jalan Sosokan Cinta Mandi (anggaran dana bagi hasil sawit 2025/dari Pusat), Pembangunan Jalan Hotmix Abu Hanafiah Kepahiang dikerjakan pihak Dinas PU Provinsi Bengkulu, serta pengerjaan pembangunan jalan menuju SDIT dan pengerjaan jalan hotmix terminal pasar Kepahiang dimana saat ini proses penyelesaian pagu anggaran dari APBD Kabupaten Kepahiang.
Adapun rencana program kegiatan di tahun yang akan datang saat ini sedang proses persiapan oleh bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang prioritas pertama pembangunan jembatan PEDA di desa Pelangkian menuju desa Babakan Bogor usulan dana sebesar Rp 8,5 milyar, Jalan lingkar Sido Rejo tembus desa Air Sempiang usulan dana sebesar Rp 19,5 milyar (hotmix 7 km), Usulan jalan Renah Kurung – Batu Bandung, Usulan jalan Cinta Mandi – Damar Kencana, Seluruh usulan kegiatan ini telah disampaikan berharap dapat direalisasikan melalui program IJD. Selanjutnya rencana kegiatan pada tahun 2026 meliputi lanjutan pembangunan ruas jalan Sosokan Cinta Mandi (DBH sawit) pagu anggaran sebesar Rp 1 milyar, revitalisasi taman kota dan Pembangunan Jalan dalam kota- Padang Lekat sesuai dengan program Bupati dan Wakil Bupati.
” Semoga apa yang telah diusulkan terkait rencana kegiatan tersebut direalisasikan oleh pemangku kebijakan, dan pada bulan Januari atau Februari nanti bidang Bina Marga akan memasukkan kembali usulan itu melalui aplikasi SiTIA (Sinergitas, Transparansi, Integrasi dan Akuntabel) pada Kementerian PUPR,” tutup Ir. Hardiono.(stv).

