Dinas Pertanian Turun Ke Hamparan Sawah Lebuhan, Kabid Pastikan Petani Memetik Hasil Yang Cukup Lumayan.

BENGKULU POST – KAUR,Kelompok tani hamparan Sawah Lebuhan desa Pelajaran kecewa lantaran bibit padi jenis Chiherang terkesan bibit asalan.

Bibit padi tersebut di terima berdasarkan persyaratan yang sudah di tentukan, sayangnya bibit unggul padi jenis Chiherang yang di berikan kepada kelompok hamparan Sawah Lebuhan berbuah seperti padi hantu , kata Faizal selaku ketua kelompok tani Permai Indah hamaparan Sawah Lebuhan Desa Pelajaran saat di temui Bengkulu Post di kediamannya (6/6/23).

Kami tidak menyalahkan pihak Dinas Pertanian hanya saja pihak kontraktor pengadaan bibit padi tersebut kurang teliti.
Jelas Faizal.

Memang betul kalau hamparan Sawah lebuhan itu tidak merata menanam padi karena diantara masyarakat kami ada yang menanam jagung.katanya lagi.

Tapi yang perlu di ketahui publik bahwa hamparan yang menjelang panen padi sekitar puluhan hektar dan kami berhararap agar pihak dinas Pertanian untuk turun ke lapangan guna untuk melihat secara dekat kondisi pertumbuhan padi kami,tutup Faizal.

Sebenarnya pertumbuhan padi di hamparan sawah lebuhan dan sekitarnya tidak menjadi masalah karena setelah kami lihat secara langsung pertumbuhan padi tersebut sangat normal, akan tetapi memang pertumbuhannya ada yang tinggi dan ada yang rendah. Kata Kepala Dinas Pertanian Kaur Lianto,SP melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikoltura kepada Bengkulu Post belum lama ini.(7/6/23)

Kami dari dinas Pertanian Siang tadi (Rabu) 7Juni 23 udah langsung memeriksa pertumbuhan padi di hamparan Sawah lebuhan, kami periksa kondisi padi tersebut ini tidak menjadi hambatan untuk memetik hasil yang lumayan banyak karena pertumbuhan padi tersebut sangat normal, tambah kabid.(ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *