Harga Jagung Anjlok, Pupuk Subsidi Langka , Petani Meradang.

Bengkulu Post-Kaur, Petani jagung pipil Kabupaten Kaur meradang. Pasalnya, harga jual jagung pipil kering anjlok dipasaran. Hasil panen jagung hanya dihargai Rp 3.000 perkilogramnya. Padahal, sebelumnya harga jual jagung pipil mencapai Rp 4.500 perkilogram.

Selain harga jual anjlok, petani jagung pipil juga dibuat meradang dengan sulitnya mendapat pasokan pupuk subsidi. Musim panen jagung pipil juga diperburuk dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Cuaca mendung dan disertai intensitas curah hujan yang cukup tinggi membuat petani semakin merugi. Sebab, petani kesulitan untuk mengeringkan jagung. Dampaknya, kualitas jagung memburuk.

Selain itu “Petani jagung pipil saat ini meradang. Biaya perawatan dan pupuk mahal diiringi kondisi cuaca buruk membuat petani merugi. Harga jual dipasaran anjlok semakin menyesakkan petani jagung,” keluh Yukarlin petani jagung pipil desa Darat Sawah Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur Selasa (22/11/2022).

Diharapkan, ketersediaan pupuk subsidi oleh pemerintah dapat dijamin. Sehingga, mengurangi beban biaya perawatan tanaman yang tinggi. Penggunaan pupuk merupakan faktor utama dalam peningkatan hasil produksi jagung pipil, Ujar Yukarlin kepada Bengkulu Post saat di tandangi di kediamnya belum lama ini.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *