Lebong – bengkulupost.id”Sejumlah pekerjaan proyek Pembangunan jalan Usaha Tani (lapen ) bersumber dari Dana Desa ( DD) dan Anggaran Dana Desa ( ADD), tahun Anggaran.2021 dengan panjang 300 meter dengan lebar 3 meter dengan Pagu Dana Rp 243.918.500 dana tersebut di dapat dari bahasa pak kades Sukau datang YOLESVAROLIN di saat Monev di tanggal (28/01/2022), pada hari Jumat kemaren, di lapangan papan proyek kegiatan pembangunan tersebut berkesan di sembunyikan, Desa sukau Datang kecamatan Pelabai Kabupaten Lebong provinsi Bengkulu diduga perkerjaan yang di kerjakan asal jadi Dan terkesan meraup keuntungan Pribadi..

Diduga kuat dikerjakan tidak Sesuai Aturan Alias Asal-Asalan”Terungkap nya kasus ini Berdasarkan Pantauan yang dilakukan oleh Tim investigasi, kabupaten Lebong hari minggu (30/01/2022).menijau langsung kembali kelapangan Ke Desa sukau datang kecamatan Pelabai Kabupaten lebong
Pekerjaan Pembangunan jalan lapen di Desa sukau datang lebong. Terkesan “di buat Asal jadi dan tidak sesuai bestek kerja atau tidak sesuai dengan Qualitas /Quantitas pekerjaan

Ditempat yang sama, Nampak jelas, pembangunan Tersebut Sangat Tidak Sesuai standar oleh karna itu patut kami duga Pengurangan material, pasal nya
baru selesai di monev pada tanggal (28/01/2022) di kerjakan namun nampak jelas jalan lapen nya kurang matrial dan Aspal nya pun beberapa titik pekerjaan yang di kerjakan banyak tanggal alias lepas, dan kemungkinan kalau ada mobil masuk jalan nya pun akan hancut parah,
sedangkan tercantung pembangunan jalan lapen.berarti jalan tersebut dibangun baru tetapi suda jelas matriyal nya diduga dikurangi kubikasinya sekarang Sudah hancur.sedang kan pembangunan tersebut belum lama di buat oleh kepala desa Sukau Datang

Menurut Warga sekitar lokasi pembangunan jalan lapen tersebut, Dia Mengaku pekerjaan tersebut di kerjakan kurang aspal dan pekerjaan tersebut cuma batas batu 2/3, mengerjakan jalan lapen tersebut dan Menjadi Tanggung jawab kepala desa.“Ini akal akalan yang kerja, baik Buruk Tanggung Jawab Kepala Desa.Tegasnya..”.
Lanjut tim invetigasi Memaparkan Sementara itu, Kepala Desa sukau datang Kecamatan Pelabai lebong Belum bisa di Hubungin lagi dan diminta keterangan atau konfirmasi Terkait pekerjaan Tersebut Dikediamannya, sehingga tim meminta kepada pihak media Bengkulu post.id, media perspektif dan media El-madani dan mendatangi langsung ke rumah pak kades.Ahasil di jawab anaknya.pak kades keluar dan melalui telpon wa pak kades juga nomornya juga tidak aktif

Kepada pihak penegak hukum Agar bisa Menindak lanjuti Dan mengaudit Pekerjaan yg diduga Mar-up di Desa sukau datang lebong.Dan tim Bekerjasama Dengan lembaga.LSM media bengkulu post.id, media perspektif dan media El-madani di kabupaten lebong.Dan Kami Sudah mengantongi Beberapa Bukti Poto fisik yang akan kita Bawak jika dugaan kita benar maka kepala desa sukau datang kecamatan pelabai lebong akan kita lapor kan
Media Bengkulu post.id saat kompirmasi kepada pak yudi, pak Yudi sebagai TA di kabupaten kalau wewenang di pegang oleh ibu Vita, pak Yudi di saat Monev cuma membantu dan di mintak oleh pak camat, di lapangan anak pak kades sebagai teknisnya kalau tidak salah,” tutup pak yudia (Dr/Tiem)

