Bengkulu Post | Prabumulih_Kegiatan latihan Bela Diri Polri (BDP) dipimpin langsung Kabag Sumda , personel Polres Prabumulih yang melaksanakan kegiatan bela diri Polri menggunakan matras sebagai safety.
Pelatihan bela diri Polri ini di ikuti oleh personel Polres Prabumulih oleh Instruktur yang telah ditunjuk berdasarkan kompetensi sebelumnya terdiri dari polri dan polwan.
Materi yang diberikan berupa tata cara dasar bela diri Polri sampai Jatuhan, Lemparan, Pukulan, Tangkisan, Tendangan dan Pegangan tangan dengan mempergunakan matras untuk menghindari cidera pada personel.
Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi, S.I.K, M.H menyampaikan “Kegiatan beladiri polri ini bagian dari bentuk untuk mengasah kemampuan serta meningkatkan kebugaran fisik personel Polres Prabumulih yang di latih oleh Tim instruktur, yang membekali latihan secara berkala bagi seluruh personel Polres”.
Bela diri Polri ini sendiri sangat penting untuk pelaksanaan tugas di lapangan, personel Polri sendiri wajib menguasai teknik-teknik melumpuhkan dari gerakan-gerakan bela diri Polri itu sendiri, oleh sebab itu harus sering-sering dilatih karena sebelumnya personel mendapatkan belajar ilmu bela diri ini dari dunia pendidikan Polri, tambahnya.

Dan hal ini juga mengasah kemampuan lebih terasah dan teruji hingga pada akhirnya dibekali kepada seluruh personel agar bisa menunjang tugas kepolisian dilapangan sesuai dengan tantangan zaman yang semakin komplek.
II. PERSONEL YG MEMBERIKAN MATERI KEGIATAN
1. IPDA SANI CAHYADI
2. BRIPKA IKHSAN, S.H.
3. BRIPDA HARI FAJAR HIDAYAT
4. BRIPDA FACHRY AIDILSYAH
III. PERSONEL YG MENGIKUTI KEGIATAN
1. PJU Polres Prabumulih
2. Bintara Polres Prabumulih
3. ASN Polres Prabumulih
IV. KEGIATAN
Kegiatan Pelatihan Mandiri Fungsi Teknis Kepolisian Beladiri Polri hari ini yang dilatihankan tata cara membawa tahanan 1, 2, 3 dan 4
Kegiatan ini bertujuan agar personel Polres Prabumulih memiliki kemampuan dalam mempertahankan diri atau melindungi orang lain dari serangan lawan menggunakan teknik-teknik menghindar, menangkis bahkan jika diperlukan dapat melakukan serangan balik dengan tangan kosong maupun alat guna memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk mewujudkan Polri yg presisi.(Abu Razak CH)

