Bengkulu Post | Mukomuko-Pemerintah daerah Kabupaten Mukomuko, mewacanakan untuk memberi bantuan berupa seragam sekolah gratis untuk pelajar di tingkat SD hingga SMP di tahun 2023 .
Rencananya, program stimulus ekonomi di bidang pendidikan ini direalisasikan pada tahun 2023 mendatang sebagai kelanjutan program seragam gratis tahun 2022 ini.
Bupati Mukomuko, Sapuan, menyebutkan bantuan ini dapat membantu masyarakat, terlebih setelah adanya kenaikan BBM dan pasca pandemi COVID-19 ini.
“Selama ini pada saat tahun ajaran baru mereka para orang tua sangat kesulitan. Apalagi yang tidak mampu. Maka ini sedang kita rancang dengan teman-teman di DPRD agar seragam sekolah ini kita gratiskan di tahun 2023,” ujar Sapuan, Rabu (30/11/2022), saat memberi sambutan pada acara HUT PGRI dan HGN.
“Kita akan konsep kan, terlebih adanya kenaikan harga BBM setelah pandemi kemarin,” imbuhnya.
Meski demikian, Sapuan mengaku belum dapat merinci anggaran yang akan dialokasikan untuk program tersebut.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, M. Ali Saftaini, SE, menyebut pihaknya akan mendukung program yang dirancang oleh Pemda Mukomuko selama demi kesejahteraan masyarakat.
“Kalau itu program pemerintah kami selalu menyetujui. Yang penting untuk kesejahteraan masyarakat Mukomuko,” singkatnya.
Tahun kedua masa jabatan Bupati Mukomuko, H. Sapuan, S.E., MM, Ak., C.A., C.P.A. pengusaha sekaligus politikus Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Mukomuko sejak 26 Februari 2021, bersama wakilnya Wasri melakukan pembagian seragam gratis.
Pembagian seragam gratis tersebut merupakan salah satu program Bupati dan Wakil Wakil Bupati Mukomuko
Hari ini, Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko menyerahkan ribuan bantuan seragam gratis secara simbolis yang diperuntukan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) , Madrasah Ibtidaiyah (MI) , Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Mukomuko
Usai menyerahkan seragam gratis secara simbolis, Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko mengatakan pembagian seragam gratis tersebut merupakan implementasi dari program yang menjadi janjinya bersama saat menuju kursi Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko.
Ia menjelaskan program tersebut di gulirkan salah satu upaya Pemerintah Mukomuko untuk membantu orang tua wali murid dalam menyekolahkan putra putrinya agar tidak putus sekolah.
“Jadi saya minta kepada orang tua murid mengenai pendidikan tidak ada alasan lagi untuk memutuskan kesempatan kepada anak-anak kita menjadi orang yang cerdas dan pemimpin-pemimpin yang hebat,” Pinta Bupati Sapuan.
“Artinya pemerintah Kabupaten memang sungguh-sungguh memberikan dukungan terhadap pendidikan di Kabupaten Mukomuko,” Sambungnya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada kepala sekolah dan dewan guru supaya dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Mukomuko agar lebih baik.
“Perlu di ketahui juga bapak ibu untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Mukomuko tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah saja, namun di perlukan juga partisipasi dan peran aktif dari para orang tua wali murid untuk melakukan pengawasan kepada para siswa,” Ujarnya.
Karena dikatakan Bupati, yang menjadi perhatian khusus saat ini adalah mengenai pengawasan kepada siswa-siswi agar tidak terjadi hal yang bersifat negatif.
Maka dari itu, pihaknya meminta kepada orang tua wali murid supaya turut serta dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak.
Sementara perwakilan orang tua wali murid yang ada di segenap Kabupaten Mukomuko dalam kesempatan itu, dirinya mengapresiasi pogram yang telah di canangkan Pemerintah Kabupaten Mukomuko di masa kepemimpinan Sapuan-Wasri.
“Kami selaku masyarakat Mukomuko menyampaikan terimakasih kepada bapak bupati dan wakil yang sudah mencanangkan program unggulan seperti “Semua Bisa melanjutkan Sekolah” yang sudah memberikan seragam gratis, beasiswa untuk siswa berprestasi, lalu “Peningkatan Iman dan Taqwa” melalui penyerahan insentif guru ngaji, marbot masjid, umroh gratis, kami sangat merasa terbantu sekali di masa dalam keadaan sukit seperti ini,”Sebutnya.
Selain itu, ia menyampaikan rasa bangganya, sebab dimasa kepemimpinan Sapuan-Wasri, budaya asli yang ada di Mukomuko dibangkitkan kembali .
“Program ini hadir untuk menambah semangat para siswa dan memperlancar proses belajar di sekolah. Semoga bantuan ini dapat diterima dengan baik,” ungkap Bupati Sapuan dalam keterangan pers usai menyerahkan secara simbolis, Rabu (30/11/2022).
Tak hanya itu saja, lanjut Bupati, pembagian seragam gratis itu bertujuan memberikan kesempatan kepada seluruh anak agar tetap melanjutkan sekolah.
Hal itu sejalan dengan upaya dari Pemkab Mukomuko yang memiliki prioritas untuk memajukan daerah dengan salah satu sasarannya di bidang pendidikan.
Dengan demikian, kata dia, rata-rata dan harapan kita sekolah di Kabupaten Mukomuko akan meningkat, sehingga indeks pembangunan manusia (IPM) di Mukomuko juga turut meningkat. “Jangan sampai ada anak yang putus sekolah lantaran tidak punya uang untuk mengambil seragam sekolah. Untuk itu, Pemkab Mukomuko hadir memastikan agar anak-anak tetap melanjutkan sekolah,” kata Sapuan.[Abu Razak CH/Adv]

