Polsek Pagulu Kejar Pelaku Dugaan Penganiayaan Anak Dibawah Umur .

Bengkulu Post-Kaur. Na’as yang dialami oleh anak dibawah umur inisial RB (13) warga Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur .

Korban RB saat itu sedang berada di jalan lingkungan desa Naga Rantai Kecamatan Padang Guci Hulu tepatnya sekitar 40 meter dari pertashop desa setempat.

Saat ditemui awak media diruang kerjanya Kapolsek Pagulu IPDA Hengki Hermansyah,SH mengatakan, bahwa Peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal pada hari Rabu (18/1/23) sekira pukul 17.00 WIB.

Korban RB Mengalami Luka robek di telapak tangan sebelah kiri sepanjang 3 cm dan dalam 1 cm, luka saitan jari tengah dan jari manis sebelah kanan, tutur Kapolsek.

Sambung Kapolsek korban bersama temannya Natasya Risky Rahmadani dan Fero Gunawan berada di Desa Naga Rantai Kecamatan Padang Guci Hulu tepatnya di belakang pertashop dan tiba-tiba datang orang yang tidak di kenal menghampiri korban dan korban seketika berlari dan terjatuh kemudian orang tersebut menghampiri korban yang terjatuh dan langsung mencekek korban menggunakan tangan kiri serta mengancam dengan menodongkan sebilah pisau kepada korban dan korban memegang pisau tersebut menggunakan kedua tangannya dan berteriak meminta tolong ..

Kemudian orang tidak dikenal tersebut melarikan diri dengan berjalan kaki, tutur Kapolsek.

Kami sebagai pelindung masyarakat saat ini masih melakukan penyidikan terhadap pelaku tersebut, kami sekarang tetap akan mengejar keberadaan pelaku tambah Kapolsek.

Dengan adanya kejadian tersebut Kapolsek Pagulu IPDA Hengki Hermansyah,SH menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan mudah terpancing akan isu-isu yang tidak bertanggung Jawab, disamping kami akan mengejar pelaku dugaan penganiayaan terhadap RB kami mohon kepada masyarakat terutama kepada kedua orang tua korban agar segera melaporkan pelaku jika ada informasi tentang keberadaannya. Demikian kata Kapolsek.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *