Kepahiang – Bengkulu Post –Untuk mewujudkan program pemerintah dalam hal ini program kementerian Pendidikan dan Kebudayaan salah satunya Belajar Merdeka, SMAN 1 Kepahiang tetap memprioritaskan eksistensi pendidikan walaupun saat ini tantangan guru menghadapi kenakalan siswa sangat pelik , demikian jelas Kasek SMAN 1 Andri Heryanto, M.Pd saat dikunjungi awak media, Rabu (15/3/2023).
Diketahui saat ini ada peningkatan kenakalan siswa dikarenakan pengaruh lingkungan, efek dari medsos, penggunaan handphone sehingga berpengaruh pada anak didik, Guru dalam melakukan pemantauan/pengawasan sangat terbatas diharapkan kepada orang tua siswa turut mengawasi perilaku siswa-siswi.
Dijelaskan Andri ” Orang tua melihat sekolah masih seperti dahulu, diharapkan peran orang tua harus mengetahui situasi siswa- siswi yang sedang melaksanakan pendidikan, Jangka waktu siswa-siswi belajar di sekolah terbatas katakanlah hanya enam (6) jam, diluar itu siswa – siswi kembali lagi ke rumah, Disini lanjut Kasek ” Peran serta orang tua sangat diperlukan untuk mengawasi, memantau dalam hal perilaku anak ” ujarnya.
Dahulu tambah Andri ” Sekolah di serahkan tanggungjawab penuh memantau, mengawasi selain perilaku maupun terkait berjalannya belajar siswa, Kalau sekarang kita marah, pemecatan siswa termasuk melanggar HAM, Sekali lagi peran serta orang tua saat ini sangat diharapkan ” tegas Kasek.
Kasek SMAN 1 mengatakan guru tetap optimis membimbing memberikan materi pelajaran kepada siswa-siswi agar program pemerintah dapat berjalan maksimal.(stv).

