Bengkulu Post | Lebong-Kurang dari 24 jam, sebuah rumah kembali hangus dilalap si jago merah. Peristiwa kali menimpa rumah warga di Kelurahan Turan Lalang Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong.
Peristiwa itu menimpa rumah milik Hambali (56) dan istrinya Mujiana (45) warga setempat, pada hari Rabu (15/3) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kapolres Lebong Polda Bengkulu, AKBP Awilzan melalui Kapolsek Lebong Selatan, IPTU Kuat Santosa mengungkapkan, insiden kebakaran tersebut diduga karena korsleting yang mengalir di rumah korban.
“Api diduga berasal dari Korsleting Listrik,” ujar Kapolsek kepada RMOLBengkulu, Rabu (15/3).
Kapolsek mengungkapkan, peristiwa itu diketahui seorang saksi bernama Abima (24) tetangga korban yang melihat kumpulan asap dari rumah korban.
“Dan benar ada kebakaran dari arah dalam rumah korban,” jelasnya.
Abima yang melihat kejadian itu langsung meminta pertolongan warga lain untuk ikut membantu memadamkan api, namun karena bahan material rumah yang mudah terbakar akhirnya api dengan cepat membakar bangunan rumah beserta isinya.
“Api dapat dipadamkan pada pukul 14.10 WIB setelah warga berjibaku memadamkan api,” tambah Kapolsek.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Informasinya saat kejadian rumah tanpa penghuni lantaran pemilik sedang panen raya padi di sawah. Akibat kejadian itu, korban ditafsir mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta.
“Rumah dalam kondisi tidak berpenghuni karena korban dan keluarga lagi panen di sawah. Kebakaran menghanguskan satu buah unit rumah dan semua isi dalam rumah,” demikian Kapolsek.[rls-Thuty]

