BENGKULU POST – KAUR. Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya masih didominasi tradisi mudik lebaran. Mudik bagi perantau kekampung halaman adalah tradisi yang masih dilestarikan masyarakat.
Bagi perantau mudik lebaran adalah cerita yang menarik dan merupakan cara silaturrahmi bersama keluarga besar di kampung halaman.
Seperti halnya, yang dilakukan oleh keluarga besar Idianto, SH, MH Kajati Sumatera Utara (Sumut) ini. Bersama sang adik, Gusril Pausi, S. Sos, M.AP yang merupakan mantan bupati Kaur 2015-20220.

Dua saudara ini pulang kampung menjalin silaturrahmi bersama masyarakat dan merajut tali asih.
Idianto, SH, MH dan Gusril Pausi, S. Sos, M.AP menggelar buka puasa bersama. Kegiatan dilaksanakan di rumah kediamannya di Desa Coko Enau Kecamatan Kaur Urara, Kamis (20/4/2023).
Sebelum buka puasa bersama, kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta piatu yang ada di Kabupaten Kaur.
Begitu juga masyarakat Lanjut usia (lansia) desa setempat, dua saudara rangkul dan di berikan bingkisan.

Santunan sebagai wujud syukur atas segal limpahan rezeki dan anugerah yang telah diterima dari Allah SWT. Berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan piatu dihari yang fitri.
“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk kembali berkumpul. Berbagi cerita serta berbagi kebahagiaan,” ujar Idianto, SH, MH dalam sambutannya.
Sementara itu, Gusril Pausi, S. Sos, M. AP menyampaikan, dimoment mudik lebaran ini menyambung silaturrahmi dan kebahagiaan. Merajut kasih serta membangun kepedulian terhadap sesama.
“Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahi dan bathin. Kami sekeluarga besar menguncapkan selamar hari raya Idul Fitri 1444 H. Semoga kita semua diberi kebahagiaan dan kemudahan,” ucap Gusril Pausi.(ns)

