Bengkulu Post | Lebong – Pemerintah Kabupaten Lebong Melalui Dinas Pertanian dan Perikanan kabupaten Lebong menggelar kegiatan Restocking/ Pelepasliaran Ikan di Danau Tes Kabupaten Lebong, Sabtu (06/05/2023 ) besok, sekitar pukul 09.00 WIB.
Bantuan benih ikan lokal dari BBAT Sungai Gelam Jambi, untuk Restoking Danau Tes dan Perairan umum di Kabupaten Lebong.
Bantuan benih ikan langsung dijemput ke Jambi oleh kabid perikanan Tomsil dan staf,

” kegiatan Restocin ini sudah di lakukan dalam waktu 2 tahun berturut 2022-2023 , insyallah di tshun 2024 dilaksanakan kembali dangan jumlah yang lebih besar/banyak bukti komitmen pemerintah kabuoaten.lebong untuk mensejahtrakan masyarakat kabupaten lebong di sektor perikanan ” kata Tomsil
Kegiatan tersebut Direncanakan akan dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong, Kabid Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Lebong, Kejari Kabupaten Lebong, Camat setempat, Kapolsek, Kepala Karantina Ikan Kabupaten Lebong, Komis B DPRD Kabupaten Lebong, Kepala Bappedalitbang, serta para Lurah dan Kades setempat.
Bupati Lebong Kopli Ansori yang diwakili oleh Kadis pertanian dan perikanan Hedi Perindo mengatakan, dalam sambutanya mengatakan kegiatan restocking/pelepasliaran ikan ini adalah salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, terutama pada perairan yang dianggap telah mengalami penurunan stok ikan agar dapat dipanen untuk konsumsi masyarakat sekitar.
“Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi maupun peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang dalam rangka pemulihan sumber daya ikan di peraiaran umum Kabupaten Lebong,” ucapnya.

Restocking/pelepasliaran ikan adalah wujud dari kepedulian Pemerintah dalam membantu meningkatkan taraf hidup warga dan dalam rangka menjaga kelestarian keberadaan ikan lokal di perairan umum tetap lestari serta berkelanjutan.
Sebanyak 150.000 ekor benih Ikan direncanakan akan dilepasliarkan.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat sebagai penopang ekonomi masyarakat atau umkm.
“Kami berharap melalui kegiatan ini mampu menjaga ketersediaan bahan baku olahan berbahan dasar ikan tangkapan dan terpenuhinya kebutuhan konsumsi ikan masyarakat pada umumnya. Selain itu ekosistem sumber daya ikan terjaga keberadaannya, lestari berkelanjutan untuk kebutuhan hidup sekarang dan kehidupan anak cucu kita yang akan datang,” pungkasnya.[Thuty]

