Puskesmas Pasar Kepahiang Gunakan Dana BOK Dalam Kegiatan Penurunan Stunting, PMT dan Posyandu

Kepahiang – Bengkulu Post.id –Seluruh aktivitas menyangkut kegiatan kesehatan maupun program lainnya sesuai dengan aturan peraturan telah dilaksanakan pihak Puskesmas Pasar Kepahiang Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang baik dalam kegiatan penurunan stunting, Pemberian makanan tambahan(PMT) dan kegiatan posyandu semuanya menggunakan dana bantuan operasional kesehatan tahun anggaran 2025 dimana pelaksanaannya dilakukan rutin setiap bulan berjalan, seperti dijelaskan plh. Kepala Puskesmas Pasar Kepahiang, Senin (8/12/2025).

Diketahui dana bantuan operasional kesehatan puskesmas 2025 merupakan dana DAK Non-Fisik dari Pemerintah Pusat untuk mendukung operasional puskesmas, membiayai program prioritas kesehatan seperti penurunan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta penyakit menular, dengan panduan Juknis (KMK No. HK.01.07-MENKES-2001-2024) dan disalurkan bertahap ke daerah untuk memastikan layanan kesehatan primer merata, melibatkan perencanaan detail di tingkat puskesmas.

Plh. Kepala Puskesmas Pasar Kepahiang Misfawiyanti menjelaskan kegiatan berkenaan dengan penggunaan dana BOK telah dilaksanakan hingga bulan Oktober yang lalu, Penyerapannya juga telah dilakukan dan untuk bulan November, Desember sedang dalam tahap penyusunan spj dimana kegiatannya ada yang telah selesai dikerjakan ada juga sedang berjalan.

” Penggunaan dana BOK tahun anggaran 2025 telah dilaksanakan meliputi beberapa kegiatan diantaranya pos pelayanan terpadu(posyandu) baik posyandu balita, Posyandu ibu hamil maupun posyandu lansia, Selanjutnya kegiatan penurunan stunting, Kegiatan penambahan makanan tambahan (PMT), Kegiatan kunjungan rumah (dicurigai adanya penyakit menular) dan kegiatan pemberdayaan seperti memantau perkembangan anak di sekolah PAUD, Setiap bulannya kegiatan tersebut pasti dilaksanakan di setiap desa binaan Puskesmas Pasar Kepahiang,” ujar Yanti.

” Puskesmas Pasar Kepahiang menaungi 10 desa, Penerapan penggunaan dana BOK secara berkala setiap desa disambangi petugas puskesmas terkait kegiatan yang telah ditetapkan tersebut,” pungkasnya.
Rincian penggunaan dana BOK hingga bulan ini tambahnya secara administratif dapat dipertanggungjawabkan termasuk mengenai laporan, dokumentasi kegiatan dan hal-hal lain tersusun dengan baik.(stv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *