Bengkulu Post | Lebong_Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung bulan. Masyarakat harus bersiap membekali dirinya dengan wawasan politik agar pesta demokrasi berjalan baik dan berkualitas. Hal itu diungkapkan Kopli Ansori kepada awak media saat sedangb bertugas di Kantor Bupati beberapa waktu lalu . Ia menilai, keberlangsungan negara dan pemerintahan bergantung pada hasil pemilu nantinya.
Kopli Ansori menggarisbawahi, bahwa penyelenggaraan pilkada serentak akan menjadi pengalaman penting sebelum kita sampai pada Pemilu Nasional Serentak tahun 2024. Untuk itu, kita harus siapkan momen demokrasi itu sebaik-baiknya. Pengalaman melaksanakan Pilkada serentak tahun lalu dapat menjadi rujukan dalam pemilu serentak berikutnya serta untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu Nasional Serentak di Tahun 2024

Dari satu Pemilu ke Pemilu yang lain, dari satu Pilkada ke Pilkada yang lain, kita semua melihat bahwa rakyat Indonesia sudah semakin matang dalam berdemokrasi. Kopli terus mengingatkan kepada kita semua agar dapat menjaga dan merawat kepercayaan rakyat terhadap proses demokrasi Pilkada serentak.
Kita harus memastikan kualitas pelaksanaan Pemilhan Umum di negeri ini terus meningkat, harus mampu “Naik Kelas” dari waktu ke waktu. Saya yakin dengan kerja keras , penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 bisa berjalan dengan aman, damai, dan demokratis.
“Saya menaruh harapan besar kepada generasi selanjutnya untuk mengikuti pemilu dengan suka cita. Untuk itu kita perlu wawasan yang cukup sebelum hari puncak nanti,” ungkapnya.
Kopli Ansori bilang, pemilih yang cerdas adalah pemilih yang memiliki pemahaman yang paripurna. Baik dari segi wawasan politik dan aktif serta mencari tahu program setiap calon. Pemilih yang cerdas juga mengenali dinamika di daerahnya sendiri, maupun tingkat nasional. Dari situlah, sambungnya, pemilih yang cerdas akan memilih calon yang tepat.

“Pemilih muda jangan terpancing dengan sentimen. Tetapi fokus dengan argumen. Jadi kalau kita fokus sama argumen, kita justeru semakin bersatu karena ingin memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya kepada Bengkulu Post.
Pertumbuhan penduduk di Provinsi Bengkulu terus terjadi. Bukan tidak mungkin pada tahun 2030 nanti, penduduk Provinsi Bengkulu mencapai angka pantastis. Edi menyebut, pertumbuhan ini menjadi tugas bersama antar elemen namun juga berita baik bagi demokrasi. Ia mengajak generasi penerus yang ingin terjun ke kancah politik agar menjaga pola pikir tetap positif dan optimis.
“Politik tidak ada hubungannya dengan moral seseorang. Pikiran anak muda harus dijaga tetap positif dan memandang politik sebagai jalan perjuangan membangun daerah maupun negeri ini,” tutupnya.
Pria Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu, menyambut baik jika sosok Kopli Ansori tertarik untuk mencalonkan diri sebagai calon Walikota Bengkulu 2024 mendatang.
Ia mengisyaratkan, bahwa masyarakat Kota Bengkulu akan semakin banyak pilihan. Artinya, pertempuran ide gagasan membangun Kota Bengkulu akan semakin banyak dan lebih baik.
“Tentu bagus kalau bang Kopli Ansori tertarik untuk mencalonkan diri sebagai calon Walikota Bengkulu, masyarakat Kota Bengkulu akan semakin banyak pilihan artinya semakin banyak pilihan semakin banyak pertempuran ide gagasan membangun Kota Bengkulu sebagai rumah masa depan masyarakat Bengkulu semakin baik,” ujar Aktivis Muda Bengkulu pada media ini, Minggu siang (3/9).
Kevin juga menaruh harapan kepada Bupati Kopli Ansori jika nantinya akan maju dalam Pilwakot Bengkulu pada tahun 2024 mendatang.
“Ketika bicara tentang ide membangun kota kita akan berbicara masalah yang sangat kompleks, dari calon calon yang ada gagasan apa yang ditawarkan kepada masyarakat kota yang nantinya bisa dikontritkan dalam bentuk program 5 tahun masa periode dia memimpin, bukan sekedar visi misi besar yang disusun oleh konsultan dan hanya jadi mimpi kosong,” sambungnya.
Di sisi lain, jika benar-benar ingin maju menjadi orang nomor di Kota Bengkulu harus mempersiapkan mental ide dan gagasan yang akan dibawa ke Kota Bengkulu. Seperti halnya harapan warga Kota Bengkulu ingin bebas dari banjir. Khususnya ketika turun hujan.
“Siapapun bakal calon nantinya, harus mempersiapkan program 5 kedepan. Program itu bukan visi-misi saja. Namun, terlebih harus dikerjakan dengan sesuai amanah rakyat,” demikian Kelvin Aldo.
Tak hanya itu, salah satu warga di Kota Bengkulu, Ridwan peserta jalan santai pada Sabtu (2/9) kemarin turut juga berharap para calon di Pilwakot nanti banyak.
“Kalau bapak (Kopli, red) ingin calon bagus. Apalagi beliau punya pengalaman di birokrasi,” singkatnya.[Thuty]

